IQPlus
🔍
Hangseng Index 23,930.34▼ -1.06%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,599.58▲ 0.24%Kospi200 863.52▼ -3.12%Korea Composite 5,580.78▼ -3.25%Nikkei 225 Osaka 64,303.74▼ -0.94%Shanghai Composite 3,720.47▼ -0.28%Shenzhen Composite 2,223.39▼ -0.24%Thailand Stock Exchange 1,571.72▼ -0.08%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,394.86▼ -0.32%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,327.00▲ 0.28%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,600.00▼ -0.64%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 98.58▲ 0.04%Brent Crude 109.68▲ 0.12%Aluminum 3M 3,008.00▼ -0.86%Nickel 3M 15,485.00▼ -0.74%Copper 3M 14,323.00▼ -0.34%Loco London Gold 4,132.90▼ -0.17%Loco London Silver 57.02▼ -0.07%Emas Rupiah 2,393,780.00▼ -0.22%Hangseng Index 23,930.34▼ -1.06%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,599.58▲ 0.24%Kospi200 863.52▼ -3.12%Korea Composite 5,580.78▼ -3.25%Nikkei 225 Osaka 64,303.74▼ -0.94%Shanghai Composite 3,720.47▼ -0.28%Shenzhen Composite 2,223.39▼ -0.24%Thailand Stock Exchange 1,571.72▼ -0.08%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,394.86▼ -0.32%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,327.00▲ 0.28%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,600.00▼ -0.64%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 98.58▲ 0.04%Brent Crude 109.68▲ 0.12%Aluminum 3M 3,008.00▼ -0.86%Nickel 3M 15,485.00▼ -0.74%Copper 3M 14,323.00▼ -0.34%Loco London Gold 4,132.90▼ -0.17%Loco London Silver 57.02▼ -0.07%Emas Rupiah 2,393,780.00▼ -0.22%
IHSG 4,997.380 ▲ +0.771 (+0.02%) | USD-IDR 18,014
← Kembali
Market News - EKOM
WAMENDAG : INDONESIA DAN MOZAMBIK PERLU TINGKATKAN KONEKSI DAN BUKA PELUANG BARU
🕐 16/10/26 10:48 | IQPLUS
28838825

IQPlus, (16/10) - Indonesia dan Mozambik dapat berperan sebagai koridor perdagangan penting yang menghubungkan Asia Tenggara dan Afrika jika terkoneksi dengan baik. Hal ini merupakan peluang komersial yang luar biasa. Dengan kata lain, peluang yang dapat dimanfaatkan kedua negara secara aktif antara melalui aliansi strategis, usaha gabungan (joint venture), dan interaksi bisnis yang lebih erat.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri dalam forum bisnis bertajuk "Trading with Mozambique: PTA in Strategic Market Hub" dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (15/10).

"Forum bisnis ini bertujuan meninjau pelaksanaan Indonesia-Mozambique Preferential Trade Agreement (PTA) dan membuka peluang baru untuk meningkatkan akses pasar bilateral. IM-PTA bukan sekadar dokumen hukum, tapi juga kerangka kerja praktis yang berorientasi pada pertumbuhan yang dirancang untuk membantu komunitas bisnis kedua negara berdagang secara lebih efisien, mengurangi hambatan perdagangan, dan membangun kemitraan yang saling menguntungkan. Lebih jauh lagi, kita perlu melihat cakrawala strategis yang lebih luas. Indonesia maupun Mozambik memiliki posisi unik untuk berperan sebagai pusat perdagangan strategis di kawasan masing-masing," jelas Wamendag Roro.

Lebih lanjut, Mozambik, dengan pintu gerbang maritim strategis, pelabuhan-pelabuhan utama, dan koridor perdagangan vital di sepanjang Samudra Hindia, berfungsi sebagai pintu gerbang alami menuju Southern African Development Community (SADC) dan kawasan perdagangan bebas benua Afrika atau African Continental Free Trade Area (AfCFTA), dengan populasi sekitar 1,4 miliar penduduk.

Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di ASEAN dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, merupakan titik masuk yang ideal menuju ASEAN Free Trade Area. Posisi ini membuka akses ke pasar regional dinamis dengan lebih dari 680 juta konsumen.

Tahun ini menandai 35 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Mozambik. Kemitraan kami telah dibentuk oleh rasa saling menghormati, solidaritas, dan semangat kerja sama Selatan-Selatan yang terus terjaga. Saat ini, kedua negara memiliki kesempatan untuk mewujudkan persahabatan tersebut ke dalam bentuk perdagangan yang lebih luas, investasi yang lebih besar, serta hubungan yang lebih bermakna.

Wamendag Roro menambahkan, forum bisnis ini diselenggarakan pada saat yang sangat tepat. TEI diperkirakan akan mempertemukan lebih dari 13.200 pembeli, termasuk lebih dari 7.000 buyer internasional dari 130 negara.

"TEI menjadi pintu gerbang utama untuk menjalin hubungan dengan ribuan produsen Indonesia yang siap ekspor di berbagai sektor. Kami mengundang buyer Mozambik untuk aktif menjelajahi area pameran. Dengan demikian, buyer dapat berinteraksi langsung dan membangun kepercayaan dengan para eksportir unggulan, serta menggali potensi penuh dari produk-produk Indonesia," tandas Wamendag Roro. (end)

📰 BERITA TERKAIT
EKOM: BALI TECH WEEK 2026 DORONG INVESTASI DAN EKONOMI DIGITAL
20/10/26 08:53
EKOM: PRESIDEN PRABOWO INSTRUKSIKAN PENANGANAN KARHUTLA LEBIH MASIF DAN TERPADU
20/10/26 08:46
EKOM: INVESTOR REKSA DANA TEMBUS 29,8 JUTA SID, AKSES INVESTASI MAKIN LUAS
20/10/26 08:29
EKOM: GAPKI KUTAI TIMUR KENALKAN PRAKTIK KEBERLANJUTAN DI INDUSTRI SAWIT
20/10/26 08:15
COMD: KEMENPERIN PERKUAT EKOSISTEM INDUSTRI KAKAO NASIONAL
20/10/26 08:10
EKOM: PEMERINTAH DAN PERTAMINA PERCEPAT PEMULIHAN DISTRIBUSI BBM DI BALI
20/10/26 07:52
EKOM: OJK SEBUT LITERASI INKLUSI KEUANGAN LAMPAUI TARGET RPJMN 2029
20/10/26 07:37
EKOM: BEI UMUMKAN DUA INISIATIF BARU USAI BERTEMU MSCI
20/10/26 07:26
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…