INVESTOR REKSA DANA TEMBUS 29,8 JUTA SID, AKSES INVESTASI MAKIN LUAS
🕐 20/10/26 08:29 | IQPLUS
29230420
IQPlus, (20/10) - Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pilihan investasi untuk mengelola keuangan, industri Reksa Dana terus memiliki ruang pertumbuhan yang kuat. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per akhir Agustus 2026, investor Reksa Dana telah mencapai 29.841.507 Single Investor Identification (SID), menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat dalam instrumen investasi ini.
Melihat peluang tersebut, PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi Reksa Dana dengan menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana. Kerja sama ini ditandai dengan acara Seremoni Kerja Sama Pemasaran Produk Investasi Reksa Dana yang berlangsung di Hotel Pullman, Jakarta, Senin, (19/10/2026).
Melalui kerja sama ini, produk Sucorinvest Premium Sovereign Balanced Fund Kelas B (SPSBF-B) kini dapat diakses melalui BCA. Reksa Dana SPSBF-B merupakan Reksa Dana Campuran yang dapat berinvestasi sekaligus pada Efek Ekuitas, Efek Utang dan Instrumen Pasar Uang, sehingga lebih fleksibel dalam mengalokasikan dan menyesuaikan strategi investasi dengan lebih optimal sesuai kondisi pasar terkini. Produk ini dapat dibeli mulai dari Rp10.000 dan dapat diakses melalui fitur Investasi di aplikasi myBCA maupun Kantor Cabang BCA yang melayani transaksi investasi.
Seperti diketahui, BCA memiliki basis nasabah yang luas serta ekosistem layanan perbankan yang kuat. Per Juni 2026, BCA melayani lebih dari 40 juta rekening nasabah dan didukung oleh lebih dari 1.200 kantor cabang yang senantiasa mengutamakan kebutuhan nasabah, salah satunya melalui layanan investasi. Layanan ini dapat diakses secara online melalui fitur Investasi pada aplikasi myBCA, maupun offline pada lebih dari 190 kantor cabang BCA yang melayani transaksi investasi.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Sucor AM Upik Susiyawati mengatakan, kolaborasi dengan BCA menjadi bagian dari upaya Sucor AM untuk menghadirkan pilihan investasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, khususnya nasabah dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah.
"Kami melihat industri Reksa Dana masih memiliki prospek pertumbuhan yang positif, didukung oleh semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam investasi. Melalui kemitraan dengan BCA, kami ingin terus mengambil bagian dalam mendorong perkembangan ekosistem investasi di Indonesia," ujar Upik.
Menurut Upik, kerja sama tersebut juga mencerminkan optimisme Sucor AM terhadap prospek industri Reksa Dana ke depan. "Kami berharap, kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan industri Reksa Dana. Tidak hanya dari sisi perluasan distribusi, tetapi juga dalam menghadirkan produk yang dapat melengkapi pilihan investasi nasabah."
Dalam kesempatan yang sama, Direktur BCA Haryanto T. Budiman menyampaikan, semakin beragamnya kebutuhan finansial nasabah mendorong BCA untuk terus menghadirkan solusi investasi dalam ekosistem layanan yang dimiliki. Menurutnya, kemudahan akses menjadi salah satu aspek penting dalam memberikan pengalaman investasi yang baik bagi nasabah.
"Kami menyadari minat investasi masyarakat terus tumbuh positif dan BCA hadir untuk mengakomodir kebutuhan tersebut. Hadirnya produk Reksa Dana Sucor AM di BCA merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan alternatif investasi bagi masyarakat yang sesuai dengan profil dan tujuan finansialnya," ujar Haryanto T. Budiman.
Ke depan, BCA bersama Sucor AM akan senantiasa membangun harmoni dalam menghadirkan produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan investor, sebagai salah satu upaya untuk mendukung pertumbuhan industri Reksa Dana di Indonesia. (end)
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise.
All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange.
All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein.
By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).