IQPlus
REAL TIME DATA & NEWS SERVICE
🔍
Hangseng Index 25,698.490.00%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.71 ▲0.31%Kospi200 1,077.41 ▼-0.33%Korea Composite 6,809.91 ▼-0.62%Nikkei 225 Osaka 65,574.32 ▼-0.97%Shanghai Composite 3,903.72 ▲0.24%Shenzhen Composite 2,527.16 ▲0.79%Thailand Stock Exchange 1,609.99 ▲0.01%Straits Times Singapore 5,671.91 ▼-0.39%CAC 40 Paris 8,453.09 ▼-0.57%DAX Frankfurt 25,983.04 ▼-0.42%FTSE 100 London 10,748.16 ▲0.04%Dow Jones Industrial Average 52,759.21 ▼-1.32%S&P 500 7,641.63 ▼-0.86%Nasdaq Composite 26,067.17 ▼-1.00%Dow Jones Futures 52,893.00 ▲0.08%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 55,790.00 ▲0.43%Zinc 3M 3,758.00 ▲1.35%Cocoa Nybot 6,012.00 ▼-0.32%Light Crude Oil NYM 86.24 ▼-0.68%Brent Crude 93.25 ▼-0.57%Aluminum 3M 3,195.50 ▼-0.99%Nickel 3M 16,905.00 ▼-1.22%Copper 3M 14,071.50 ▲0.16%Loco London Gold 4,515.60 ▼-0.07%Loco London Silver 68.02 ▼-0.05%Emas Rupiah 2,576,734.25 ▼-0.07%Hangseng Index 25,698.490.00%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.71 ▲0.31%Kospi200 1,077.41 ▼-0.33%Korea Composite 6,809.91 ▼-0.62%Nikkei 225 Osaka 65,574.32 ▼-0.97%Shanghai Composite 3,903.72 ▲0.24%Shenzhen Composite 2,527.16 ▲0.79%Thailand Stock Exchange 1,609.99 ▲0.01%Straits Times Singapore 5,671.91 ▼-0.39%CAC 40 Paris 8,453.09 ▼-0.57%DAX Frankfurt 25,983.04 ▼-0.42%FTSE 100 London 10,748.16 ▲0.04%Dow Jones Industrial Average 52,759.21 ▼-1.32%S&P 500 7,641.63 ▼-0.86%Nasdaq Composite 26,067.17 ▼-1.00%Dow Jones Futures 52,893.00 ▲0.08%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 55,790.00 ▲0.43%Zinc 3M 3,758.00 ▲1.35%Cocoa Nybot 6,012.00 ▼-0.32%Light Crude Oil NYM 86.24 ▼-0.68%Brent Crude 93.25 ▼-0.57%Aluminum 3M 3,195.50 ▼-0.99%Nickel 3M 16,905.00 ▼-1.22%Copper 3M 14,071.50 ▲0.16%Loco London Gold 4,515.60 ▼-0.07%Loco London Silver 68.02 ▼-0.05%Emas Rupiah 2,576,734.25 ▼-0.07%
IHSG 6,501.585 ▲ +107.460 (+1.68%) | USD-IDR 17,747
← Kembali
Market News - EKOM
OJK MENUNGGU TINJAUAN MSDI DI TENGAH "FREEZE" INDEKS INDONESIA
🕐 10/08/26 15:41 | IQPLUS
22156472

IQPlus, (10/8) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunggu hasil tinjauan indeks MSCI pada 12 Agustus 2026 di tengah masih berlakunya pembatasan terhadap sejumlah perubahan indeks bagi saham Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi berharap reformasi transparansi dan penguatan integritas pasar modal yang dilakukan sejak awal tahun dapat menjadi pertimbangan penyedia indeks global tersebut.

"MSCI belum membuka kondisi freeze atau membekukan anggota saham yang masuk ke dalam indeks MSCI Indonesia," kata Hasan, seusai Konferensi Pers Peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, di Jakarta, Senin.

Hasan mengatakan MSCI menjadwalkan peninjauan indeks pada 12 Agustus 2026 yang kemungkinan baru diterima pada dini hari 13 Agustus dan diperkirakan berlaku sejak awal September 2026.

Berdasarkan pengumuman MSCI pada 6 Juli 2026, penyedia indeks global tersebut masih mempertahankan sejumlah perlakuan sementara terhadap efek Indonesia untuk August 2026 Index Review.

Perlakuan tersebut mencakup pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), tidak melakukan penambahan konstituen ke MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta tidak melakukan migrasi naik antarsemen ukuran indeks.

Pembatasan tersebut berkaitan dengan perlakuan terhadap efek Indonesia dalam indeks MSCI dan tidak berarti perdagangan saham Indonesia di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibekukan.

"Tentu kita harapkan dengan seluruh progres mengedepankan peningkatan transparansi, menunjukkan bagaimana pasar kita tingkat integritasnya kita jaga, ini tentu akan menjadi konsideran yang mereka perhatikan dari waktu ke waktu," ujar Hasan.

Menurut dia, transparansi pasar modal terus ditingkatkan sejak Maret 2026 melalui penyediaan data kepemilikan saham yang lebih terperinci serta penambahan informasi yang dibutuhkan investor.

Reformasi transparansi tersebut antara lain mencakup keterbukaan kepemilikan saham di atas 1 persen, klasifikasi investor yang lebih terperinci, pengumuman High Shareholding Concentration (HSC), serta kebijakan peningkatan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

Hasan mengatakan kualitas informasi tersebut akan terus dikembangkan, termasuk melalui penambahan informasi mengenai afiliasi pemegang saham, agar investor memperoleh informasi yang lebih lengkap sebelum menentukan strategi investasi.

Ia mengatakan komunikasi dengan MSCI kembali dilakukan dalam beberapa pekan terakhir. Menurut Hasan, MSCI mengakui dan mengapresiasi langkah peningkatan transparansi yang telah dilakukan pasar modal Indonesia.

"Sekali lagi sama seperti pengumuman yang mereka nyatakan di kesempatan bulan Mei yang lalu, bahwa mereka betul-betul acknowledge, artinya memahami dan mengapresiasi langkah upaya peningkatan transparansi dan keseluruhan agenda reformasi kita," kata Hasan pula. (end/ant)
📰 BERITA TERKAIT
EKOM: OJK MINTA AKSES KEUANGAN KEUANGAN SYARIAH BAGI MASYARAKAT PERLU DIPERMUDAH
21/08/26 07:20
EKOM: BI BIDIK Rp446,9 MILIAR DARI OMZET DAN BUSINESS MATCHING EKSPOR UMKM DI KKI
21/08/26 07:15
EKOM: CITI INDONESIA CETAK LABA BERSIH Rp994 MILIAR DI SEMESTER I-2026
21/08/26 07:11
INEW: INDEKS UTAMA AS DITUTUP TURUN HARI KAMIS
21/08/26 07:07
EKOM: GRAB NILAI PENGUATAN EKOSISTEM PERLUAS ADOPSI KENDARAAN LISTRIK
21/08/26 07:03
EKOM: IHSG SESI II DITUTUP MENGUAT 107 POIN DI LEVEL 6.501
20/08/26 16:26
EKOM: MENKEU : BUYBACK OBLIGASI AS TEGASKAN KEBIJAKAN RI SUDAH TEPAT
20/08/26 16:23
EKOM: INDONESIA BANTAH TUDUHAN "TRANSHIPMENT" OLEH AS
20/08/26 16:03
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…