IQPlus
🔍
Hangseng Index 23,965.49▼ -0.92%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,597.55▲ 0.11%Kospi200 866.47▼ -2.79%Korea Composite 5,597.90▼ -2.95%Nikkei 225 Osaka 64,512.35▼ -0.62%Shanghai Composite 3,728.29▼ -0.07%Shenzhen Composite 2,244.13▲ 0.69%Thailand Stock Exchange 1,566.19▼ -0.35%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,397.00▼ -0.28%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,301.00▲ 0.23%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,750.00▼ -0.34%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 98.90▲ 0.37%Brent Crude 110.07▲ 0.47%Aluminum 3M 3,007.00▼ -0.89%Nickel 3M 15,530.00▼ -0.45%Copper 3M 14,342.00▼ -0.21%Loco London Gold 4,141.10▲ 0.03%Loco London Silver 57.35▲ 0.51%Emas Rupiah 2,397,255.25▼ -0.08%Hangseng Index 23,965.49▼ -0.92%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,597.55▲ 0.11%Kospi200 866.47▼ -2.79%Korea Composite 5,597.90▼ -2.95%Nikkei 225 Osaka 64,512.35▼ -0.62%Shanghai Composite 3,728.29▼ -0.07%Shenzhen Composite 2,244.13▲ 0.69%Thailand Stock Exchange 1,566.19▼ -0.35%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,397.00▼ -0.28%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,301.00▲ 0.23%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,750.00▼ -0.34%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 98.90▲ 0.37%Brent Crude 110.07▲ 0.47%Aluminum 3M 3,007.00▼ -0.89%Nickel 3M 15,530.00▼ -0.45%Copper 3M 14,342.00▼ -0.21%Loco London Gold 4,141.10▲ 0.03%Loco London Silver 57.35▲ 0.51%Emas Rupiah 2,397,255.25▼ -0.08%
IHSG 5,175.843 ▲ +179.234 (+3.59%) | USD-IDR 17,992
← Kembali
Market News - EKOM
OJK SETUJUI PENGGABUNGAN 117 BPR-BPRS MENJADI 33 BPR-BPRS
🕐 16/10/26 15:20 | IQPLUS
28855210

IQPlus, (16/10) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui penggabungan 117 bank perekonomian rakyat (BPR) dan BPR syariah (BPRS) menjadi 33 BPR/BPRS selama tahun berjalan hingga September 2026, sementara lebih dari 200 lainnya masih dalam proses perizinan.

"Dapat kami sampaikan bahwa proses penggabungan atau merger antar BPR/BPRS masih berlangsung dan terus mengalami penambahan hingga saat ini," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dian menekankan bahwa penurunan jumlah kelembagaan ini bukan berarti penutupan usaha, melainkan perubahan status menjadi kantor cabang.

Dengan penguatan modal dan manajemen ini, ia mengatakan kualitas pelayanan kepada masyarakat dipastikan tetap sama, bahkan diharapkan semakin membaik.

Dian memaparkan bahwa OJK senantiasa mendorong dan meningkatkan penguatan industri perbankan nasional, salah satunya melalui implementasi kebijakan konsolidasi.

Terkait dengan hal ini, BPR/BPRS dalam kepemilikan dan/atau pengendalian PSP yang sama (BPR/BPRS grup) sedang menjalani proses konsolidasi sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 7 Tahun 2024 tentang BPR dan BPRS.

Adapun manfaat konsolidasi, menurut Dian, perlu dilihat dari beberapa aspek, seperti peningkatan efisiensi, penguatan permodalan, perbaikan tata kelola dan manajemen risiko, perluasan kapasitas layanan, serta kualitas intermediasi.

Oleh karena itu, proses konsolidasi pada prinsipnya membutuhkan waktu untuk menghasilkan dampak yang optimal dan evaluasinya perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Dian menjelaskan, proses penguatan industri BPR/BPRS masih menghadapi beberapa tantangan yang perlu menjadi perhatian.

Sejumlah tantangan tersebut antara lain penguatan permodalan, peningkatan kualitas tata kelola dan manajemen risiko, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan kemampuan dalam mengelola kualitas kredit di tengah dinamika perekonomian.

Oleh karena itu, BPR perlu terus meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing tanpa meninggalkan karakteristik sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat dan sektor UMKM. (end/ant)
📰 BERITA TERKAIT
EKOM: SESKAB TEDDY UNGKAP REALISASI INVESTASI CAPAI RP3.923 TRILIUN
20/10/26 09:54
EKOM: PRESIDEN PRABOWO PACU INVESTASI BERKUALITAS LEWAT HILIRISASI DAN PERIZINAN
20/10/26 09:41
EKOM: DANANTARA AKUISISI LAHAN 4,4 HEKTARE DI MAKKAH PERKUAT EKOSISTEM HAJI
20/10/26 09:25
EKOM: KAI: WNA BERKUNJUNG KE JABAR GUNAKAN KERETA NAIK SIGNIFIKAN
20/10/26 09:19
EKOM: BALI TECH WEEK 2026 DORONG INVESTASI DAN EKONOMI DIGITAL
20/10/26 08:53
EKOM: PRESIDEN PRABOWO INSTRUKSIKAN PENANGANAN KARHUTLA LEBIH MASIF DAN TERPADU
20/10/26 08:46
EKOM: INVESTOR REKSA DANA TEMBUS 29,8 JUTA SID, AKSES INVESTASI MAKIN LUAS
20/10/26 08:29
EKOM: GAPKI KUTAI TIMUR KENALKAN PRAKTIK KEBERLANJUTAN DI INDUSTRI SAWIT
20/10/26 08:15
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…