IQPlus
🔍
Hangseng Index 23,919.69▲ 0.22%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,598.63▼ -0.06%Kospi200 900.22▲ 4.83%Korea Composite 5,787.48▲ 4.23%Nikkei 225 Osaka 64,808.12▲ 1.14%Shanghai Composite 3,733.39▼ -0.05%Shenzhen Composite 2,247.28▲ 0.49%Thailand Stock Exchange 1,554.94▼ -1.08%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,432.63▲ 0.53%Austrian Traded Index 6,506.54▼ -0.77%Euro Stoxx 6,121.66▼ -0.38%CAC 40 Paris 7,838.49▼ -0.38%DAX Frankfurt 25,304.42▼ -0.06%FTSE 100 London 10,702.78▼ -0.29%Dow Jones Industrial Average 52,495.88▲ 1.02%S&P 500 7,712.65▲ 0.29%Nasdaq Composite 26,424.82▼ -0.02%Dow Jones Futures 52,683.00▼ -0.07%S&P Futures 7,779.00▲ 0.31%Nasdaq Futures 29,982.50▲ 1.04%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 51,540.00▲ 1.38%Zinc 3M 3,734.50▲ 0.57%Cocoa Nybot 5,755.00▲ 1.20%Light Crude Oil NYM 99.16▲ 1.37%Brent Crude 110.37▲ 1.45%Aluminum 3M 3,021.00▲ 0.17%Nickel 3M 15,920.00▲ 2.52%Copper 3M 14,446.00▲ 0.75%Loco London Gold 4,117.75▼ -0.17%Loco London Silver 57.58▼ -0.69%Emas Rupiah 2,379,399.25▼ -0.22%Hangseng Index 23,919.69▲ 0.22%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,598.63▼ -0.06%Kospi200 900.22▲ 4.83%Korea Composite 5,787.48▲ 4.23%Nikkei 225 Osaka 64,808.12▲ 1.14%Shanghai Composite 3,733.39▼ -0.05%Shenzhen Composite 2,247.28▲ 0.49%Thailand Stock Exchange 1,554.94▼ -1.08%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,432.63▲ 0.53%Austrian Traded Index 6,506.54▼ -0.77%Euro Stoxx 6,121.66▼ -0.38%CAC 40 Paris 7,838.49▼ -0.38%DAX Frankfurt 25,304.42▼ -0.06%FTSE 100 London 10,702.78▼ -0.29%Dow Jones Industrial Average 52,495.88▲ 1.02%S&P 500 7,712.65▲ 0.29%Nasdaq Composite 26,424.82▼ -0.02%Dow Jones Futures 52,683.00▼ -0.07%S&P Futures 7,779.00▲ 0.31%Nasdaq Futures 29,982.50▲ 1.04%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 51,540.00▲ 1.38%Zinc 3M 3,734.50▲ 0.57%Cocoa Nybot 5,755.00▲ 1.20%Light Crude Oil NYM 99.16▲ 1.37%Brent Crude 110.37▲ 1.45%Aluminum 3M 3,021.00▲ 0.17%Nickel 3M 15,920.00▲ 2.52%Copper 3M 14,446.00▲ 0.75%Loco London Gold 4,117.75▼ -0.17%Loco London Silver 57.58▼ -0.69%Emas Rupiah 2,379,399.25▼ -0.22%
IHSG 5,258.334 ▼ -20.554 (-0.39%) | USD-IDR 17,970
← Kembali
Market News - COMD
HARGA MINYAK TURUN TIPIS SELASA PAGI
🕐 13/10/26 07:45 | IQPLUS
28527904

IQPlus, (13/10) - Harga minyak turun tipis pada hari Selasa setelah sempat naik hampir US$2 per barel pada sesi sebelumnya, seiring para pedagang menilai risiko pasokan akibat serangan terhadap Arab Saudi sembari mempertimbangkan prospek tambahan pasokan diesel dari Rusia.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 61 sen, atau 0,57%, menjadi US$106,04 per barel pada pukul 00.00 GMT, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 47 sen, atau 0,5%, menjadi US$93,27 per barel.

Kontrak berjangka Brent ditutup pada level US$106,65 per barel pada hari Senin, angka tertinggi sejak 15 September.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Rusia telah setuju untuk memasok diesel ke pasar global, dan pemerintahannya untuk sementara mencabut sanksi AS terhadap bahan bakar Rusia sanksi yang sebelumnya dirancang untuk memutus aliran pendapatan Moskow bagi perang di Ukraina.

Pasokan tambahan ini dapat membantu meredakan ketatnya pasokan di pasar bahan bakar global, sekaligus mengurangi sebagian kekhawatiran pasokan yang belakangan ini menopang harga minyak mentah.

Namun, para anggota parlemen dari kedua partai di AS mengeluhkan bahwa kesepakatan Trump dengan Putin tampaknya melanggar undang-undang AS yang melarang impor energi Rusia hingga Moskow menghentikan agresinya terhadap Ukraina.

"Pasokan diesel baru dari Rusia dan aliran pasokan yang lebih stabil dari Arab Saudi memberikan sedikit kelegaan, namun pasar tampaknya masih lebih khawatir akan risiko serangan lanjutan terhadap kapal atau jalur pipa di kawasan Teluk dibandingkan merasa tenang dengan adanya tambahan pasokan," ujar Tim Waterer, kepala analis KCM Trade.

"Selama kita belum melihat tanda-tanda de-eskalasi yang lebih jelas, kecenderungan pergerakan harga masih mengarah ke atas," katanya.

Kekhawatiran mengenai kerentanan infrastruktur energi dan jalur pelayaran di kawasan Teluk tetap menjadi sorotan setelah kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran menyerang bandara internasional Riyadh pada akhir pekan lalu, sementara laporan mengenai serangan terhadap kapal tanker juga muncul di dekat Selat Hormuz. Insiden-insiden tersebut mengancam akan menggagalkan pemulihan pasokan dari Timur Tengah yang sempat terlihat pada bulan September, serta memperkuat kekhawatiran akan gangguan lebih lanjut di salah satu jalur transit energi terpenting di dunia. (end/reuters)
📰 BERITA TERKAIT
EKOM: BANDARA LOMBOK CATAT REKOR TERTINGGI TRAFIK PESAWAT DI MOTOGP 2026
21/10/26 09:16
COMD: HARGA EMAS MELEMAH HARI RABU INI
21/10/26 08:59
COMD: DOLAR AS TETAP BERADA DI BAWAH TEKANAN RABU INI
21/10/26 08:53
INEW: EKSPOR JEPANG BULAN SEPTEMBER NAIK 16,7%
21/10/26 08:49
EKOM: PELNI RAIH PENGHARGAAN ESG NOW LEADERSHIP FORUM & AWARDS 2026
21/10/26 08:47
EKOM: TAMARIS HIDRO TAWARKAN SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I TAHAP II 2026
21/10/26 08:37
COMD: HARGA MINYAK NAIK TIPIS RABU PAGI
21/10/26 08:02
EKOM: PHE CATAT INVESTASI HULU MIGAS CAPAI 15,42 MILIAR DOLAR AS PADA 2025
21/10/26 07:26
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…