IQPlus, (21/10) - Harga emas melemah pada hari Rabu (21 Oktober) seiring penantian para investor terhadap keputusan kebijakan Federal Reserve AS pekan depan, yang diharapkan dapat memberikan sinyal baru mengenai arah suku bunga AS.
Harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi US$4.118,64 per ons pada pukul 00.18 GMT, sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,1 persen menjadi US$4.137,60.
Menurut hampir seluruh ekonom yang disurvei oleh Reuters, The Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan Oktober, melainkan akan melakukannya pada bulan Desember. Para pengambil kebijakan menunjukkan sikap sabar, meskipun inflasi yang masih tinggi menuntut respons yang lebih tegas.
Perhatian kini tertuju pada rapat kebijakan The Fed tanggal 27-28 Oktober serta data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures) yang akan dirilis pekan depan sebuah indikator utama yang dicermati dengan saksama oleh bank sentral tersebut dalam upayanya mencapai target tingkat inflasi sebesar 2 persen.
Berdasarkan perangkat FedWatch dari CME, para pelaku pasar memperkirakan adanya peluang sebesar 84 persen bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pekan depan, sementara ekspektasi kenaikan suku bunga di bulan Desember tetap berada di angka 90 persen.
Suku bunga yang lebih tinggi biasanya memberikan tekanan pada harga emas karena meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) untuk menyimpan logam mulia tersebut, yang tidak menghasilkan bunga.
Bank of Japan akan menaikkan suku bunga menjadi 1,5 persen pada bulan Desember menyusul kenaikan yang telah dilakukan pada bulan Juni dan September menurut mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters. Langkah ini mempertahankan laju yang lebih cepat dalam rangkaian kebijakan pengetatan, yang sebelumnya dimulai dengan hanya satu kali kenaikan suku bunga per tahun.
Anggota dewan kebijakan Bank of England (BoE), Megan Greene, menyatakan bahwa risiko meningkatnya inflasi secara lebih luas akibat guncangan harga energi yang dipicu oleh perang yang melibatkan Iran ternyata lebih besar daripada perkiraan BoE. Ia menegaskan kembali pandangannya bahwa suku bunga harus dinaikkan.
Di sisi geopolitik, Presiden Iran Masoud Pezeshkian membahas upaya mediasi serta perkembangan situasi regional dalam pertemuan dengan kepala angkatan darat Pakistan, Field Marshal Asim Munir, di Teheran. Demikian dilaporkan oleh media Iran, Nournews, pada hari Selasa.
Di antara logam-logam lainnya, harga perak di pasar spot stabil di angka US$57,95 per ons, platinum naik 0,5 persen menjadi US$1.656,10, sementara harga paladium tidak banyak berubah di angka US$1.102,1. (end/Reuters)
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise.
All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange.
All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein.
By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).