IQPlus
🔍
Hangseng Index 23,825.40▼ -0.18%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,597.89▼ -0.11%Kospi200 893.66▲ 4.06%Korea Composite 5,754.13▲ 3.63%Nikkei 225 Osaka 64,823.55▲ 1.17%Shanghai Composite 3,723.31▼ -0.32%Shenzhen Composite 2,238.28▲ 0.09%Thailand Stock Exchange 1,535.56▼ -1.25%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,453.11▲ 0.91%Austrian Traded Index 6,452.99▼ -0.82%Euro Stoxx 6,121.66▼ -0.38%CAC 40 Paris 7,838.49▼ -0.38%DAX Frankfurt 25,304.42▼ -0.06%FTSE 100 London 10,702.78▼ -0.29%Dow Jones Industrial Average 52,495.88▲ 1.02%S&P 500 7,712.65▲ 0.29%Nasdaq Composite 26,424.82▼ -0.02%Dow Jones Futures 52,735.00▲ 0.03%S&P Futures 7,781.75▲ 0.34%Nasdaq Futures 29,963.00▲ 0.97%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 51,690.00▲ 0.69%Zinc 3M 3,728.50▲ 0.11%Cocoa Nybot 5,755.00▲ 1.20%Light Crude Oil NYM 99.22▲ 1.43%Brent Crude 110.41▲ 1.49%Aluminum 3M 3,016.00▲ 0.47%Nickel 3M 15,940.00▲ 1.78%Copper 3M 14,429.50▲ 0.06%Loco London Gold 4,118.10▼ -0.01%Loco London Silver 57.44▼ -0.06%Emas Rupiah 2,378,939.50▼ -0.23%Hangseng Index 23,825.40▼ -0.18%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,597.89▼ -0.11%Kospi200 893.66▲ 4.06%Korea Composite 5,754.13▲ 3.63%Nikkei 225 Osaka 64,823.55▲ 1.17%Shanghai Composite 3,723.31▼ -0.32%Shenzhen Composite 2,238.28▲ 0.09%Thailand Stock Exchange 1,535.56▼ -1.25%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,453.11▲ 0.91%Austrian Traded Index 6,452.99▼ -0.82%Euro Stoxx 6,121.66▼ -0.38%CAC 40 Paris 7,838.49▼ -0.38%DAX Frankfurt 25,304.42▼ -0.06%FTSE 100 London 10,702.78▼ -0.29%Dow Jones Industrial Average 52,495.88▲ 1.02%S&P 500 7,712.65▲ 0.29%Nasdaq Composite 26,424.82▼ -0.02%Dow Jones Futures 52,735.00▲ 0.03%S&P Futures 7,781.75▲ 0.34%Nasdaq Futures 29,963.00▲ 0.97%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 51,690.00▲ 0.69%Zinc 3M 3,728.50▲ 0.11%Cocoa Nybot 5,755.00▲ 1.20%Light Crude Oil NYM 99.22▲ 1.43%Brent Crude 110.41▲ 1.49%Aluminum 3M 3,016.00▲ 0.47%Nickel 3M 15,940.00▲ 1.78%Copper 3M 14,429.50▲ 0.06%Loco London Gold 4,118.10▼ -0.01%Loco London Silver 57.44▼ -0.06%Emas Rupiah 2,378,939.50▼ -0.23%
IHSG 5,209.916 ▼ -68.972 (-1.31%) | USD-IDR 17,965
← Kembali
Market News - COMD
HARGA EMAS MELEMAH HARI RABU INI
🕐 21/10/26 08:59 | IQPLUS
29332348

IQPlus, (21/10) - Harga emas melemah pada hari Rabu (21 Oktober) seiring penantian para investor terhadap keputusan kebijakan Federal Reserve AS pekan depan, yang diharapkan dapat memberikan sinyal baru mengenai arah suku bunga AS.

Harga emas di pasar spot turun 0,1 persen menjadi US$4.118,64 per ons pada pukul 00.18 GMT, sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 0,1 persen menjadi US$4.137,60.

Menurut hampir seluruh ekonom yang disurvei oleh Reuters, The Fed diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan Oktober, melainkan akan melakukannya pada bulan Desember. Para pengambil kebijakan menunjukkan sikap sabar, meskipun inflasi yang masih tinggi menuntut respons yang lebih tegas.

Perhatian kini tertuju pada rapat kebijakan The Fed tanggal 27-28 Oktober serta data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures) yang akan dirilis pekan depan sebuah indikator utama yang dicermati dengan saksama oleh bank sentral tersebut dalam upayanya mencapai target tingkat inflasi sebesar 2 persen.

Berdasarkan perangkat FedWatch dari CME, para pelaku pasar memperkirakan adanya peluang sebesar 84 persen bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pekan depan, sementara ekspektasi kenaikan suku bunga di bulan Desember tetap berada di angka 90 persen.

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya memberikan tekanan pada harga emas karena meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) untuk menyimpan logam mulia tersebut, yang tidak menghasilkan bunga.

Bank of Japan akan menaikkan suku bunga menjadi 1,5 persen pada bulan Desember menyusul kenaikan yang telah dilakukan pada bulan Juni dan September menurut mayoritas ekonom dalam jajak pendapat Reuters. Langkah ini mempertahankan laju yang lebih cepat dalam rangkaian kebijakan pengetatan, yang sebelumnya dimulai dengan hanya satu kali kenaikan suku bunga per tahun.

Anggota dewan kebijakan Bank of England (BoE), Megan Greene, menyatakan bahwa risiko meningkatnya inflasi secara lebih luas akibat guncangan harga energi yang dipicu oleh perang yang melibatkan Iran ternyata lebih besar daripada perkiraan BoE. Ia menegaskan kembali pandangannya bahwa suku bunga harus dinaikkan.

Di sisi geopolitik, Presiden Iran Masoud Pezeshkian membahas upaya mediasi serta perkembangan situasi regional dalam pertemuan dengan kepala angkatan darat Pakistan, Field Marshal Asim Munir, di Teheran. Demikian dilaporkan oleh media Iran, Nournews, pada hari Selasa.

Di antara logam-logam lainnya, harga perak di pasar spot stabil di angka US$57,95 per ons, platinum naik 0,5 persen menjadi US$1.656,10, sementara harga paladium tidak banyak berubah di angka US$1.102,1. (end/Reuters)
📰 BERITA TERKAIT
EKOM: DUKUNG HUNIAN LAYAK DI SULTENG, PLN SIAPKAN INFRASTRUKTUR KELISTRIKAN
21/10/26 10:13
EKOM: KEMENEKRAF DORONG POTENSI MILIARAN RUPIAH DARI INDUSTRI SULIH SUARA
21/10/26 09:52
EKOM: MENPERIN SARMUJI: GAS INDUSTRI DAN BAHAN BAKU MASIH PERLU PERHATIAN
21/10/26 09:43
EKOM: AIRNAV TEGASKAN KOMITMEN PENGUATAN LAYANAN NAVIGASI
21/10/26 09:29
EKOM: BANK JAKARTA RAIH DUA PENGHARGAAN DI AJANG INDONESIA AWARDS 2026
21/10/26 09:22
EKOM: BANDARA LOMBOK CATAT REKOR TERTINGGI TRAFIK PESAWAT DI MOTOGP 2026
21/10/26 09:16
COMD: DOLAR AS TETAP BERADA DI BAWAH TEKANAN RABU INI
21/10/26 08:53
INEW: EKSPOR JEPANG BULAN SEPTEMBER NAIK 16,7%
21/10/26 08:49
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…