IQPlus
🔍
Hangseng Index 23,935.35▼ -1.04%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,598.34▲ 0.16%Kospi200 858.78▼ -3.65%Korea Composite 5,552.74▼ -3.73%Nikkei 225 Osaka 64,037.26▼ -1.35%Shanghai Composite 3,732.81▲ 0.05%Shenzhen Composite 2,236.31▲ 0.34%Thailand Stock Exchange 1,563.77▼ -0.51%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,401.04▼ -0.20%Austrian Traded Index 6,506.54▼ -0.77%Euro Stoxx 6,144.81▼ -0.96%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.13%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.20%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.09%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,354.00▲ 0.33%S&P Futures 7,738.25▲ 0.05%Nasdaq Futures 29,657.25▼ -0.22%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,990.00▲ 0.30%Zinc 3M 3,730.50▲ 0.46%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 98.64▲ 0.10%Brent Crude 109.87▲ 0.29%Aluminum 3M 3,028.00▲ 0.40%Nickel 3M 15,595.00▲ 0.43%Copper 3M 14,379.00▲ 0.28%Loco London Gold 4,133.10▼ -0.16%Loco London Silver 57.57▲ 0.90%Emas Rupiah 2,390,215.25▼ -0.37%Hangseng Index 23,935.35▼ -1.04%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,598.34▲ 0.16%Kospi200 858.78▼ -3.65%Korea Composite 5,552.74▼ -3.73%Nikkei 225 Osaka 64,037.26▼ -1.35%Shanghai Composite 3,732.81▲ 0.05%Shenzhen Composite 2,236.31▲ 0.34%Thailand Stock Exchange 1,563.77▼ -0.51%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,401.04▼ -0.20%Austrian Traded Index 6,506.54▼ -0.77%Euro Stoxx 6,144.81▼ -0.96%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.13%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.20%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.09%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,354.00▲ 0.33%S&P Futures 7,738.25▲ 0.05%Nasdaq Futures 29,657.25▼ -0.22%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,990.00▲ 0.30%Zinc 3M 3,730.50▲ 0.46%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 98.64▲ 0.10%Brent Crude 109.87▲ 0.29%Aluminum 3M 3,028.00▲ 0.40%Nickel 3M 15,595.00▲ 0.43%Copper 3M 14,379.00▲ 0.28%Loco London Gold 4,133.10▼ -0.16%Loco London Silver 57.57▲ 0.90%Emas Rupiah 2,390,215.25▼ -0.37%
IHSG 5,141.237 ▲ +144.628 (+2.89%) | USD-IDR 17,984
← Kembali
Market News - EKOM
MENTERI PKP PERCEPAT PENYALURAN KUR PERUMAHAN HINGGA AKHIR TAHUN 2026
🕐 20/10/26 11:53 | IQPLUS
29242749

IQPlus, (20/10) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan hingga akhir tahun 2026.

"Kita memiliki waktu kurang lebih dua bulan lagi untuk mengamankan dan mempercepat target capaian KUR Perumahan tahun ini," ujar Maruarar atau disapa Ara dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan data realisasi periode 1 Januari hingga 18 Oktober 2026 yang dipaparkan Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati, total penyaluran pembiayaan telah mencapai Rp27,74 triliun kepada 115.897 debitur.

Realisasi tersebut setara dengan 68,21 persen dari target Rencana Target Pagu (RTP) 2026 sebesar Rp40,67 triliun. Capaian itu menunjukkan bahwa pembiayaan perumahan berperan penting dalam mendorong kepemilikan rumah sekaligus menggerakkan kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan pembangunan dan renovasi hunian.

Dari sisi permintaan, penyaluran mencapai Rp18,28 triliun kepada 112.014 debitur atau 80,15 persen dari target RTP sisi permintaan. Pembiayaan tersebut meliputi renovasi rumah sebesar Rp13,55 triliun kepada 91.824 debitur, pembelian rumah sebesar Rp2,82 triliun kepada 10.574 debitur, serta pembangunan rumah untuk mendukung kegiatan usaha sebesar Rp1,19 triliun kepada 9.616 debitur.

Sementara itu, dari sisi penyediaan, realisasi pembiayaan mencapai Rp9,46 triliun kepada 3.883 debitur atau 52,97 persen dari target RTP sisi penyediaan. Penyaluran itu mencakup pengembang perumahan sebesar Rp5,47 triliun, pedagang bahan bangunan sebesar Rp2,94 triliun, serta penyedia jasa konstruksi sebesar Rp1,06 triliun.

Komposisi penyaluran tersebut, ia mengatakan, memperlihatkan bahwa pembiayaan perumahan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh dan memperbaiki hunian, tetapi juga mendukung keberlangsungan usaha pengembang, toko bahan bangunan, dan penyedia jasa konstruksi di berbagai daerah.

Ara meminta bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), bank pembangunan daerah (BPD), dan bank swasta untuk meningkatkan kontribusi dalam penyaluran KUR Perumahan. Menurut dia, perluasan partisipasi perbankan menjadi kunci untuk memperbesar akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem perumahan nasional.

"KUR Perumahan adalah instrumen vital menuju target besar Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Perbankan swasta dan BPD harus mengambil peran lebih besar, tidak hanya bertumpu pada Himbara. Kita butuh fleksibilitas pembiayaan bagi pekerja informal seperti pedagang, pengemudi ojek online, dan UMKM agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk punya rumah sendiri," ujar dia. (end/ant)

📰 BERITA TERKAIT
EKOM: BAKOM TEKANKAN TRANSFORMASI STRUKTURAL EKONOMI DI TAHUN KETIGA PRABOWO
20/10/26 13:52
EKOM: PEMPROV KEPRI UPAYAKAN BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK DI PULAU BINTAN
20/10/26 13:47
EKOM: PERTAMINA TRANS KONTINENTAL RAIH INDONESIA MOST INNOVATIVE CFO AWARDS 2026
20/10/26 13:30
EKOM: DUKUNG KESEHATAN MASYARAKAT, PERTAMINA BAGIKAN MASKER DI MEDAN
20/10/26 13:08
EKOM: BULOG PERKUAT DISTRIBUSI PANGAN MELALUI KOPDES MERAH PUTIH
20/10/26 13:05
EKOM: IHSG SESI I DITUTUP MENGUAT 208 POIN DI LEVEL 5.204
20/10/26 12:11
COMD: HARGA BATU BARA CAPAI USD154 PER TON, BAHLIL HARAP PRODUKSI NAIK
20/10/26 12:04
EKOM: KEMENPAR SEBUT SEBARAN AKTIVITAS PARIWISATA SEMAKIN MERATA
20/10/26 11:34
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…