PEMPROV KEPRI UPAYAKAN BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK DI PULAU BINTAN
🕐 20/10/26 13:47 | IQPLUS
29249452
IQPlus, (20/10) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) berupaya membangun pembangkit listrik di Pulau Bintan guna menjamin keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kepri M. Darwin mengatakan, pihaknya akan mengajukan pembangunan pembangkit listrik tersebut kepada Kementerian ESDM.
"Selama ini, listrik Pulau Bintan masih bergantung pasokan daya dari Kota Batam, makanya kita coba ajukan pembangunan pembangkit sendiri ke pusat," kata Darwin di Tanjungpinang, Selasa.
Darwin menyebut listrik Pulau Bintan, terutama di Kabupaten Bintan, sempat padam total selama dua hari dampak gangguan kelistrikan di Batam sejak Senin (12/10) sampai Rabu (14/10).
PLN telah menyiapkan solusi jangka pendek dalam rangka menjamin ketersediaan listrik di Pulau Bintan supaya tidak terjadi pemadaman berulang.
Menurut Darwin, PLN akan bekerja sama dengan pembangkit listrik di Tanjung Sauh, Batam, untuk membantu menyuplai listrik ke Pulau Bintan.
Kapasitas daya listrik di Pulau Bintan hanya sekitar 30-35 MegaWatt, dengan mengandalkan dua PLTD yang dioperasikan PLN UP3 Tanjungpinang.
"Kebutuhan listrik Pulau Bintan sekitar 105 MegaWatt. Kalau sebagian bisa disuplai dari Tanjung Sauh, InsyaAllah aman dan cukup," ucapnya. (end/ant)
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise.
All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange.
All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein.
By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).