IQPlus
🔍
Hangseng Index 23,752.52▼ -0.48%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,600.83▲ 0.08%Kospi200 887.16▲ 3.30%Korea Composite 5,713.27▲ 2.89%Nikkei 225 Osaka 64,802.48▲ 1.13%Shanghai Composite 3,719.01▼ -0.44%Shenzhen Composite 2,231.94▼ -0.20%Thailand Stock Exchange 1,546.45▼ -0.55%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,452.15▲ 0.89%Austrian Traded Index 6,452.99▼ -0.82%Euro Stoxx 6,121.66▼ -0.38%CAC 40 Paris 7,838.49▼ -0.38%DAX Frankfurt 25,304.42▼ -0.06%FTSE 100 London 10,702.78▼ -0.29%Dow Jones Industrial Average 52,495.88▲ 1.02%S&P 500 7,712.65▲ 0.29%Nasdaq Composite 26,424.82▼ -0.02%Dow Jones Futures 52,796.00▲ 0.15%S&P Futures 7,777.75▲ 0.29%Nasdaq Futures 29,875.00▲ 0.67%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 51,575.00▲ 0.47%Zinc 3M 3,728.00▲ 0.08%Cocoa Nybot 5,755.00▲ 1.20%Light Crude Oil NYM 98.99▲ 1.20%Brent Crude 110.22▲ 1.31%Aluminum 3M 3,019.50▲ 0.57%Nickel 3M 15,950.00▲ 1.84%Copper 3M 14,429.50▲ 0.06%Loco London Gold 4,126.30▲ 0.19%Loco London Silver 57.53▲ 0.08%Emas Rupiah 2,384,650.50▲ 0.00%Hangseng Index 23,752.52▼ -0.48%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,600.83▲ 0.08%Kospi200 887.16▲ 3.30%Korea Composite 5,713.27▲ 2.89%Nikkei 225 Osaka 64,802.48▲ 1.13%Shanghai Composite 3,719.01▼ -0.44%Shenzhen Composite 2,231.94▼ -0.20%Thailand Stock Exchange 1,546.45▼ -0.55%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,452.15▲ 0.89%Austrian Traded Index 6,452.99▼ -0.82%Euro Stoxx 6,121.66▼ -0.38%CAC 40 Paris 7,838.49▼ -0.38%DAX Frankfurt 25,304.42▼ -0.06%FTSE 100 London 10,702.78▼ -0.29%Dow Jones Industrial Average 52,495.88▲ 1.02%S&P 500 7,712.65▲ 0.29%Nasdaq Composite 26,424.82▼ -0.02%Dow Jones Futures 52,796.00▲ 0.15%S&P Futures 7,777.75▲ 0.29%Nasdaq Futures 29,875.00▲ 0.67%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 51,575.00▲ 0.47%Zinc 3M 3,728.00▲ 0.08%Cocoa Nybot 5,755.00▲ 1.20%Light Crude Oil NYM 98.99▲ 1.20%Brent Crude 110.22▲ 1.31%Aluminum 3M 3,019.50▲ 0.57%Nickel 3M 15,950.00▲ 1.84%Copper 3M 14,429.50▲ 0.06%Loco London Gold 4,126.30▲ 0.19%Loco London Silver 57.53▲ 0.08%Emas Rupiah 2,384,650.50▲ 0.00%
IHSG 5,234.356 ▼ -44.532 (-0.84%) | USD-IDR 17,972
← Kembali
Market News - EKOM
PELINDO DORONG INTEGRASI INFRASTRUKTUR UNTUK PERKUAT PERTUMBUHAN EKONOMI
🕐 12/10/26 14:38 | IQPLUS
28452601

IQPlus, (12/10) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat integrasi infrastruktur kepelabuhanan dengan kawasan industri, jaringan transportasi, dan ekosistem digital agar pengembangan pelabuhan mampu menciptakan trafik, meningkatkan efisiensi logistik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

Upaya tersebut sejalan dengan arah transformasi BUMN yang didorong Danantara melalui konsolidasi, penguatan tata kelola, serta investasi yang lebih terukur. Dalam Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Kamis (8/10), Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN, Dony Oskaria menekankan bahwa transformasi pengelolaan BUMN menjadi bagian penting dalam membangun fundamental ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

"Danantara diharapkan menjadi engine of growth, mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan sebanyak mungkin, sekaligus membawa transformasi yang fundamental dalam pengelolaan BUMN-BUMN kita," kata Dony.

Menurut Dony, transformasi tersebut dilakukan dengan menata kembali portofolio BUMN secara menyeluruh. Dari lebih dari seribu perusahaan yang berada dalam ekosistem BUMN, evaluasi dilakukan berdasarkan karakteristik industri, global benchmark, model bisnis, struktur biaya, kondisi pasar, kemampuan finansial, hingga kapasitas organisasi. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk menentukan perusahaan yang perlu diperkuat, dikonsolidasikan, didivestasikan, maupun dilikuidasi.

Penguatan tata kelola juga menjadi bagian penting dalam transformasi tersebut. Danantara mendorong disiplin investasi dengan memastikan setiap investasi BUMN memiliki dasar keekonomian yang memadai dan sejalan dengan strategi perusahaan. Menurut Donny, langkah tersebut diperlukan agar BUMN memiliki fundamental yang lebih kuat sekaligus mampu menghasilkan nilai yang dapat kembali digunakan untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Sejalan dengan arah tersebut, Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar menilai integrasi menjadi faktor utama agar pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada masing-masing sektor. Menurutnya, pelabuhan, jalan, kawasan industri, serta infrastruktur pendukung perlu direncanakan sebagai satu ekosistem yang saling terhubung.

"Integrasi adalah satu hal yang paling penting dalam bagaimana kita menurunkan biaya logistik. Kita perlu mengintegrasikan berbagai bidang yang berkaitan dengan logistik agar infrastruktur yang dibangun dapat saling mendukung dan memberikan manfaat yang optimal," ujar Achmad. (end)




📰 BERITA TERKAIT
EKOM: IHSG SESI I DITUTUP MELEMAH 44 POIN DI LEVEL 5.234
21/10/26 12:13
EKOM: PLN EPI MULAI PASOK BIO-CNG KE PLTGU BELAWAN
21/10/26 11:48
EKOM: ASDP UTAMAKAN KESELAMATAN PENUMPANG DAN AWAK KMP BATUMANDI
21/10/26 11:43
EKOM: BULOG DAN DPR RI LUNCURKAN BANTUAN PANGAN BERAS TAHAP III
21/10/26 11:35
EKOM: INVESTASI KEK SECARA KUMULATIF CAPAI RP382,1 TRILIUN
21/10/26 11:31
EKOM: PAKAR UI: RESTITUSI PAJAK BERBASIS RISIKO JAGA IKLIM USAHA-PENERIMAAN
21/10/26 11:10
EKOM: KAI DAOP 8 CATAT ANGKUTAN BARANG 2,26 JUTA TON HINGGA SEPTEMBER 2026
21/10/26 11:05
EKOM: STABILITAS EKONOMI TERJAGA, PEMERINTAH PERKUAT KINERJA EKSPOR
21/10/26 10:50
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…