IQPlus
REAL TIME DATA & NEWS SERVICE
🔍
Hangseng Index 25,698.49 ▲0.80%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.71 ▲0.31%Kospi200 1,080.98 ▲6.75%Korea Composite 6,852.58 ▲5.89%Nikkei 225 Osaka 66,216.79 ▲1.36%Shanghai Composite 3,903.72 ▲0.24%Shenzhen Composite 2,527.16 ▲0.79%Thailand Stock Exchange 1,609.99 ▲0.01%Straits Times Singapore 5,671.91 ▼-0.39%CAC 40 Paris 8,450.98 ▼-0.60%DAX Frankfurt 25,991.72 ▼-0.38%FTSE 100 London 10,738.79 ▼-0.04%Dow Jones Industrial Average 53,113.25 ▼-0.66%S&P 500 7,688.68 ▼-0.25%Nasdaq Composite 26,168.45 ▼-0.62%Dow Jones Futures 53,181.00 ▼-0.65%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 55,730.00 ▲0.32%Zinc 3M 3,747.50 ▲1.05%Cocoa Nybot 6,035.00 ▲0.07%Light Crude Oil NYM 86.10 ▲2.03%Brent Crude 93.24 ▲1.77%Aluminum 3M 3,195.00 ▼-1.02%Nickel 3M 16,885.00 ▼-1.33%Copper 3M 13,997.00 ▼-0.38%Loco London Gold 4,503.75 ▼-0.40%Loco London Silver 67.81 ▲1.36%Emas Rupiah 2,570,115.50 ▼-0.82%Hangseng Index 25,698.49 ▲0.80%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.71 ▲0.31%Kospi200 1,080.98 ▲6.75%Korea Composite 6,852.58 ▲5.89%Nikkei 225 Osaka 66,216.79 ▲1.36%Shanghai Composite 3,903.72 ▲0.24%Shenzhen Composite 2,527.16 ▲0.79%Thailand Stock Exchange 1,609.99 ▲0.01%Straits Times Singapore 5,671.91 ▼-0.39%CAC 40 Paris 8,450.98 ▼-0.60%DAX Frankfurt 25,991.72 ▼-0.38%FTSE 100 London 10,738.79 ▼-0.04%Dow Jones Industrial Average 53,113.25 ▼-0.66%S&P 500 7,688.68 ▼-0.25%Nasdaq Composite 26,168.45 ▼-0.62%Dow Jones Futures 53,181.00 ▼-0.65%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 55,730.00 ▲0.32%Zinc 3M 3,747.50 ▲1.05%Cocoa Nybot 6,035.00 ▲0.07%Light Crude Oil NYM 86.10 ▲2.03%Brent Crude 93.24 ▲1.77%Aluminum 3M 3,195.00 ▼-1.02%Nickel 3M 16,885.00 ▼-1.33%Copper 3M 13,997.00 ▼-0.38%Loco London Gold 4,503.75 ▼-0.40%Loco London Silver 67.81 ▲1.36%Emas Rupiah 2,570,115.50 ▼-0.82%
IHSG 6,501.585 ▲ +107.460 (+1.68%) | USD-IDR 17,747
← Kembali
Market News - EKOM
MENPERIN: PELUNCURAN MOLINAS PERKUAT KEMANDIRIAN INDUSTRI
🕐 14/08/26 09:35 | IQPLUS
22534359

IQPlus, (14/8) - Pemerintah terus mengakselerasi pengembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai bagian dari transformasi industri nasional menuju struktur industri yang semakin mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. Langkah strategis tersebut semakin diperkuat dengan peluncuran Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang turut hadir pada acara peluncuran MoLiNas tersebut, menegaskan bahwa peluncuran MoLiNas menjadi momentum penting untuk memperkuat kemampuan industri nasional dalam menguasai teknologi, memperdalam struktur industri, serta meningkatkan penggunaan komponen produksi dalam negeri.

"MoLiNas harus kita jadikan sebagai momentum untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang semakin kuat dari hulu sampai hilir. Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar kendaraan listrik, tetapi harus menjadi basis produksi dan pengembangan teknologi kendaraan listrik yang memiliki daya saing global," kata Menperin di Bekasi, Kamis (13/8).

Menurut Agus, arah pengembangan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat kemandirian bangsa melalui penguasaan sains, teknologi, dan kemampuan industri nasional. Sinergi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga riset, akademisi, serta sektor keuangan dalam pengembangan MoLiNas juga mencerminkan semangat Indonesia Incorporated, yakni seluruh kekuatan nasional bergerak bersama membangun kemampuan industri dan ekonomi Indonesia.

Dalam peluncuran tersebut, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau proses produksi motor listrik di fasilitas ALVA. Presiden kemudian meninjau stan ekosistem kendaraan listrik serta menandatangani plakat produksi ALVA sebanyak 20 ribu unit.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi berbagai unsur dalam pengembangan MoLiNas, mulai dari perusahaan swasta, BUMN, pelaku usaha hingga dunia akademis yang berperan dalam kegiatan riset dan pengembangan.

"Hari ini adalah hari yang sangat penting. Di sini saya ingin ucapkan terima kasih saya, penghargaan saya kepada semua unsur. Dari perusahaan-perusahaan swasta, para entrepreneur, para wiraswasta, dari BUMN-BUMN, dari dunia akademis, yang menghasilkan para pakar yang merupakan inti daripada research and development, dari Litbang," ujar Presiden.

Presiden menilai kolaborasi tersebut menjadi salah satu contoh penerapan Indonesia Incorporated. Keberhasilan suatu bangsa pada era modern, menurut Presiden, sangat ditentukan oleh kemampuan bangsa tersebut menguasai sains dan teknologi serta memanfaatkannya untuk menopang kehidupan dan kemajuan nasional.

Menperin menyampaikan, Indonesia memiliki modal yang kuat untuk membangun industri kendaraan listrik yang terintegrasi. Saat ini terdapat 69 perusahaan industri KBLBB roda dua dan roda tiga dengan total kapasitas produksi mencapai 2,511 juta unit per tahun dan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun.

Secara keseluruhan, industri perakitan kendaraan listrik nasional juga telah berkembang pesat. Selain 69 perusahaan KBLBB roda dua dan tiga, terdapat 14 perusahaan kendaraan roda empat listrik dengan kapasitas 409.860 unit per tahun serta 10 perusahaan kendaraan komersial listrik dengan kapasitas 7.500 unit per tahun. Total investasi industri perakitan kendaraan listrik tercatat mencapai sekitar Rp30,468 triliun.

"Besarnya kapasitas produksi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki fondasi manufaktur yang sangat memadai. Tantangan kita berikutnya adalah memastikan pasar tumbuh secara berkelanjutan, utilisasi kapasitas produksi meningkat, dan pada saat yang sama struktur industri semakin dalam melalui penggunaan komponen buatan dalam negeri," ujar Agus. (end)


📰 BERITA TERKAIT
EKOM: IHSG SESI II DITUTUP MENGUAT 107 POIN DI LEVEL 6.501
20/08/26 16:26
EKOM: MENKEU : BUYBACK OBLIGASI AS TEGASKAN KEBIJAKAN RI SUDAH TEPAT
20/08/26 16:23
EKOM: INDONESIA BANTAH TUDUHAN "TRANSHIPMENT" OLEH AS
20/08/26 16:03
EKOM: CELIOS : INDEPENDENSI BI GERBANG TERAKHIR JAGA STABILITAS EKONOMI
20/08/26 15:38
COMD: IMPORTIR GANDUM GLOBAL BERSIAP HADAPI PASOKAN KETAT AKIBAT SERANGAN DI LAUT HITAM
20/08/26 15:27
EKOM: PEMPROV KALBAR PERKUAT KOLABORASI WUJUDKAN EKONOMI DIGITAL
20/08/26 15:24
EKOM: MENHUB: REALISASI ANGGARAN KEMENHUB PADA 2025 CAPAI RP28,68 TRILIUN
20/08/26 15:21
EKOM: BAKOM TEGASKAN TAK ADA WACANA BI JADI BAGIAN PEMERINTAH
20/08/26 15:06
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…