IQPlus
REAL TIME DATA & NEWS SERVICE
🔍
Hangseng Index 25,698.49 ▲0.79%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.71 ▲0.31%Korea Composite 6,852.58 ▲5.57%Nikkei 225 Osaka 66,216.79 ▲1.34%Shanghai Composite 3,903.72 ▲0.24%Shenzhen Composite 2,527.16 ▲0.79%Thailand Stock Exchange 1,609.99 ▲0.01%Straits Times Singapore 5,671.91 ▼-0.39%CAC 40 Paris 8,453.09 ▼-0.57%DAX Frankfurt 25,983.04 ▼-0.42%FTSE 100 London 10,748.16 ▲0.04%Dow Jones Industrial Average 52,759.21 ▼-1.32%S&P 500 7,641.63 ▼-0.86%Nasdaq Composite 26,067.17 ▼-1.00%Dow Jones Futures 52,873.00 ▲0.05%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 55,850.00 ▲0.54%Zinc 3M 3,748.00 ▲1.08%Cocoa Nybot 6,012.00 ▼-0.32%Light Crude Oil NYM 86.32 ▼-0.59%Brent Crude 93.24 ▲1.77%Aluminum 3M 3,185.50 ▼-1.30%Nickel 3M 16,945.00 ▼-0.98%Copper 3M 14,041.50 ▼-0.06%Loco London Gold 4,523.95 ▲0.12%Loco London Silver 68.24 ▲0.27%Emas Rupiah 2,581,356.00 ▲0.11%Hangseng Index 25,698.49 ▲0.79%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.71 ▲0.31%Korea Composite 6,852.58 ▲5.57%Nikkei 225 Osaka 66,216.79 ▲1.34%Shanghai Composite 3,903.72 ▲0.24%Shenzhen Composite 2,527.16 ▲0.79%Thailand Stock Exchange 1,609.99 ▲0.01%Straits Times Singapore 5,671.91 ▼-0.39%CAC 40 Paris 8,453.09 ▼-0.57%DAX Frankfurt 25,983.04 ▼-0.42%FTSE 100 London 10,748.16 ▲0.04%Dow Jones Industrial Average 52,759.21 ▼-1.32%S&P 500 7,641.63 ▼-0.86%Nasdaq Composite 26,067.17 ▼-1.00%Dow Jones Futures 52,873.00 ▲0.05%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 55,850.00 ▲0.54%Zinc 3M 3,748.00 ▲1.08%Cocoa Nybot 6,012.00 ▼-0.32%Light Crude Oil NYM 86.32 ▼-0.59%Brent Crude 93.24 ▲1.77%Aluminum 3M 3,185.50 ▼-1.30%Nickel 3M 16,945.00 ▼-0.98%Copper 3M 14,041.50 ▼-0.06%Loco London Gold 4,523.95 ▲0.12%Loco London Silver 68.24 ▲0.27%Emas Rupiah 2,581,356.00 ▲0.11%
IHSG 6,501.585 ▲ +107.460 (+1.68%) | USD-IDR 17,747
← Kembali
Market News - EKOM
MENKO AIRLANGGA DORONG PENINGKATAN PEMBIAYAAN UMKM
🕐 11/08/26 13:33 | IQPLUS
22248716

IQPlus, (11/8) - Ekonomi global diproyeksikan membaik pada 2027, namun berbagai risiko geopolitik, energi, perdagangan, inflasi, dan volatilitas pasar keuangan masih membayangi. Di tengah ketidakpastian tersebut, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Pada semester I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% (c-to-c), dengan inflasi Juli 2026 terkendali sebesar 2,28%, Indeks Keyakinan Konsumen berada di level optimis 116,8, PMI Manufaktur kembali ekspansif pada level 50,2, serta cadangan devisa mencapai USD145,3 miliar.

Sejalan dengan penguatan fundamental tersebut, Pemerintah juga terus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Pada Juni 2026, kredit UMKM tercatat sebesar Rp1.519,1 triliun atau tumbuh 1,05% (yoy), membaik dibandingkan Mei 2026 sebesar 0,60%. Di sisi lain, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks inklusi keuangan Indonesia meningkat dari 92,74% pada 2025 menjadi 93,61% pada 2026. Sementara itu, indeks literasi keuangan nasional juga meningkat menjadi 69,57%.

"Saya mengapresiasi terkait dengan inklusi, angkanya, literasi sudah naik, inklusi naik, tinggal kesejahteraannya bisa dikejar. Sekarang kan financial welfare yang dikejar. Jadi mereka sudah literate, sudah inklusif, punya rekening. Tapi kemampuan mereka untuk membaca, melakukan investasi dan lain-lain. Nah itu yang dikejar untuk berikutnya," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam UMKM Finance Summit 2026, Selasa (11/08).

Sejalan dengan kondisi perekonomian yang tetap solid, Menko Airlangga mendorong peningkatan penyaluran kredit kepada UMKM secara signifikan. Menko Airlangga mengusulkan agar target total pembiayaan UMKM ditingkatkan menjadi Rp2.000 triliun, dari posisi saat ini yang sudah mencapai sekitar Rp1.500 triliun. Peningkatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha yang selama ini masih berada di tengah atau belum memperoleh akses pembiayaan dalam skala yang memadai. Langkah tersebut penting untuk mengisi kesenjangan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang dan naik kelas.

Selain memperluas pembiayaan, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah mendorong digitalisasi sebagai pengungkit UMKM. Pengguna QRIS telah mencapai 66 juta dengan 44 juta gerai merchant, sementara transaksi digital juga dapat membentuk rekam jejak usaha yang menjadi basis credit scoring agar UMKM yang unbankable menjadi bankable. Pemanfaatan teknologi, termasuk AI, diharapkan semakin membantu UMKM dalam meningkatkan produktivitasnya sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan. Menko Airlangga juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan Program Magang Nasional sebagai salah satu upaya memperkuat kapasitas dan pengembangan usaha.

Menutup sambutannya, Menko Airlangga menekankan pentingnya UMKM Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat kemampuan dalam mempertahankan dan memperluas pasar. Pengalaman negara lain dapat menjadi pembelajaran dalam membangun ekosistem UMKM yang mampu tumbuh dan berkembang berdampingan dengan pelaku usaha berskala besar.

Lebih lanjut, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menggarisbawahi bahwa penguatan akses pembiayaan dan dan peningkatan kapasitas menjadi kunci dalam mendorong UMKM naik kelas.

"Pemerintah terus mendorong ekosistem pembiayaan yang inklusif agar semakin banyak UMKM yang dapat mengakses pembiayaan, meningkatkan produktivitas, dan naik kelas secara berkelanjutan. Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pembiayaan benar-benar memberikan dampak bagi pengembangan usaha dan perekonomian nasional," pungkas Juru Bicara Haryo. (end)

📰 BERITA TERKAIT
EKOM: IHSG SESI II DITUTUP MENGUAT 107 POIN DI LEVEL 6.501
20/08/26 16:26
EKOM: MENKEU : BUYBACK OBLIGASI AS TEGASKAN KEBIJAKAN RI SUDAH TEPAT
20/08/26 16:23
EKOM: INDONESIA BANTAH TUDUHAN "TRANSHIPMENT" OLEH AS
20/08/26 16:03
EKOM: CELIOS : INDEPENDENSI BI GERBANG TERAKHIR JAGA STABILITAS EKONOMI
20/08/26 15:38
COMD: IMPORTIR GANDUM GLOBAL BERSIAP HADAPI PASOKAN KETAT AKIBAT SERANGAN DI LAUT HITAM
20/08/26 15:27
EKOM: PEMPROV KALBAR PERKUAT KOLABORASI WUJUDKAN EKONOMI DIGITAL
20/08/26 15:24
EKOM: MENHUB: REALISASI ANGGARAN KEMENHUB PADA 2025 CAPAI RP28,68 TRILIUN
20/08/26 15:21
EKOM: BAKOM TEGASKAN TAK ADA WACANA BI JADI BAGIAN PEMERINTAH
20/08/26 15:06
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…