IQPlus
🔍
Hangseng Index 24,186.83▲ 0.51%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,595.75▼ -0.75%Kospi200 891.30▲ 1.47%Korea Composite 5,768.01▲ 1.73%Nikkei 225 Osaka 64,916.70▼ -0.63%Shanghai Composite 3,730.92▲ 0.39%Shenzhen Composite 2,228.80▲ 0.10%Thailand Stock Exchange 1,571.72▼ -0.08%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,412.00▼ -0.07%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,227.00▲ 0.02%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,780.00▲ 1.17%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 103.15▲ 1.72%Brent Crude 109.18▼ -0.62%Aluminum 3M 3,006.00▼ -0.07%Nickel 3M 15,590.00▲ 1.43%Copper 3M 14,311.50▼ -0.33%Loco London Gold 4,139.80▼ -0.61%Loco London Silver 57.06▲ 0.15%Emas Rupiah 2,399,107.00▼ -0.60%Hangseng Index 24,186.83▲ 0.51%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,595.75▼ -0.75%Kospi200 891.30▲ 1.47%Korea Composite 5,768.01▲ 1.73%Nikkei 225 Osaka 64,916.70▼ -0.63%Shanghai Composite 3,730.92▲ 0.39%Shenzhen Composite 2,228.80▲ 0.10%Thailand Stock Exchange 1,571.72▼ -0.08%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,412.00▼ -0.07%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,227.00▲ 0.02%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,780.00▲ 1.17%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 103.15▲ 1.72%Brent Crude 109.18▼ -0.62%Aluminum 3M 3,006.00▼ -0.07%Nickel 3M 15,590.00▲ 1.43%Copper 3M 14,311.50▼ -0.33%Loco London Gold 4,139.80▼ -0.61%Loco London Silver 57.06▲ 0.15%Emas Rupiah 2,399,107.00▼ -0.60%
IHSG 4,996.609 ▼ -188.496 (-3.64%) | USD-IDR 18,023
← Kembali
Market News - COMD
HARGA MINYAK MELEMAH HARI SENIN
🕐 19/10/26 07:36 | IQPLUS
29127383

IQPlus, (19/10) - Harga minyak melemah pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump memberikan pengecualian terhadap sanksi dan tarif yang dikenakan pada Rusia, sebuah langkah yang berpotensi meningkatkan ekspor bahan bakar dari Rusia.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman mendatang turun $1,43, atau 1,30%, menjadi $108,43 per barel pada pukul 23.40 GMT, setelah pada hari Jumat sempat ditutup di level tertinggi sejak 19 Mei.

Harga minyak mentah AS *West Texas Intermediate* (WTI) berada di angka $100,88 per barel, turun 53 sen atau 0,52%.

Pada hari Jumat, Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberikan pengecualian terhadap sanksi dan tarif utama berdasarkan undang-undang yang dikenal sebagai *Graham Act*. Undang-undang tersebut ia tandatangani bulan lalu atas desakan para anggota parlemen yang ingin menekan Moskow terkait perang di Ukraina.

Namun, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan bahwa presiden akan menggunakan waktu hingga 60 hari untuk mengevaluasi dampak ekonomi dari pengecualian tersebut.

Langkah ini diambil setelah Trump mencapai kesepakatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengekspor bahan bakar diesel ke Amerika Serikat. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa tindakan AS ini akan merugikan Ukraina.

Harga minyak mentah Brent sempat menyentuh angka $110 per barel pada hari Jumat level tertinggi sejak Mei di tengah meningkatnya ketegangan dan ancaman keamanan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran mengenai keselamatan pelayaran serta semakin ketatnya pasokan energi global.

Perusahaan analitik Kpler dalam catatannya pada hari Jumat menyebutkan bahwa serangan yang semakin intens terhadap kapal-kapal komersial telah memangkas arus minyak mentah dari kawasan Teluk secara tajam, yakni menjadi sekitar 8,5 juta barel per hari (rata-rata tujuh hari terakhir), turun dari lebih dari 20 juta barel per hari pada minggu sebelumnya. Kpler menambahkan, setidaknya terdapat 10 insiden yang terkonfirmasi melibatkan kapal-kapal komersial sepanjang minggu lalu.

Dalam perkembangan yang berpotensi meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah, Mesir menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan Arab Saudi guna menjaga keamanan dan stabilitas negara tersebut dari kelompok Houthi di Yaman yang berafiliasi dengan Iran. (end/Reuters)
📰 BERITA TERKAIT
EKOM: IHSG SESI II DITUTUP MELEMAH 188 POIN DI LEVEL 4.996
19/10/26 16:29
EKOM: OJK KAJI POTENSI DAMPAK USULAN MSCI TERHADAP STABILITAS KEUANGAN RI
19/10/26 16:21
EKOM: OJK SIAPKAN PEMBIAYAAN UMKM BERBASIS POTENSI EKONOMI DAERAH
19/10/26 16:06
EKOM: AEI : EVALUASI MSCI MOMEN PERCEPAT TINGKATKAN DAYA SAING PASAR MODAL RI
19/10/26 16:02
EKOM: MENDAG : PENINGKATAN EKSPOR JADI TUGAS UTAMA
19/10/26 15:52
COMD: COKO CACAO COMPANY ANGKAT POTENSI KAKAO LOKAL
19/10/26 15:44
EKOM: LPS INGATKAN BATAS BUNGA BPR UNTUK LINDUNGI SIMPANAN NASABAH
19/10/26 15:35
INEW: INDUSTRI JERMAN KEHILANGAN HAMPIR SETENGAH JUTA PEKERJA SEJAK 2019
19/10/26 15:32
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…