IQPlus
🔍
Hangseng Index 24,186.83▲ 0.52%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,595.75▼ -0.75%Kospi200 891.30▲ 1.50%Korea Composite 5,768.01▲ 1.76%Nikkei 225 Osaka 64,916.70▼ -0.62%Shanghai Composite 3,730.92▲ 0.39%Shenzhen Composite 2,228.80▲ 0.10%Thailand Stock Exchange 1,571.72▼ -0.08%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,412.00▼ -0.07%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 52,047.91▲ 0.09%S&P 500 7,698.84▲ 0.51%Nasdaq Composite 26,433.99▲ 1.12%Dow Jones Futures 52,254.00▲ 0.08%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,780.00▲ 1.17%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 103.24▲ 1.80%Brent Crude 109.37▼ -0.45%Aluminum 3M 3,006.00▼ -0.07%Nickel 3M 15,590.00▲ 1.43%Copper 3M 14,311.50▼ -0.33%Loco London Gold 4,145.95▼ -0.46%Loco London Silver 57.31▲ 0.59%Emas Rupiah 2,402,612.75▼ -0.45%Hangseng Index 24,186.83▲ 0.52%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,595.75▼ -0.75%Kospi200 891.30▲ 1.50%Korea Composite 5,768.01▲ 1.76%Nikkei 225 Osaka 64,916.70▼ -0.62%Shanghai Composite 3,730.92▲ 0.39%Shenzhen Composite 2,228.80▲ 0.10%Thailand Stock Exchange 1,571.72▼ -0.08%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,412.00▼ -0.07%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 52,047.91▲ 0.09%S&P 500 7,698.84▲ 0.51%Nasdaq Composite 26,433.99▲ 1.12%Dow Jones Futures 52,254.00▲ 0.08%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,780.00▲ 1.17%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 103.24▲ 1.80%Brent Crude 109.37▼ -0.45%Aluminum 3M 3,006.00▼ -0.07%Nickel 3M 15,590.00▲ 1.43%Copper 3M 14,311.50▼ -0.33%Loco London Gold 4,145.95▼ -0.46%Loco London Silver 57.31▲ 0.59%Emas Rupiah 2,402,612.75▼ -0.45%
IHSG 4,996.609 ▼ -188.496 (-3.64%) | USD-IDR 18,023
← Kembali
Stock News - IPAC
GO PRIVATE, PENGENDALI IPAC SIAPKAN HARGA PENAWARAN RP250 PER SAHAM
🕐 16/10/26 14:48 | IQPLUS
28853238

IQPlus, (16/10) - PT Era Graharealty Tbk (IPAC), perusahaan yang bergerak di bidang waralaba dan jasa agen real estate dengan merek dagang ERA Real Estate, secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk mengubah status badan hukumnya dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup (Go Private) serta menghapus pencatatan sahamnya dari Bursa Efek Indonesia (Delisting).

Langkah korporasi ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh oleh manajemen atas strategi bisnis jangka panjang. Alasan utama di balik keputusan tersebut meliputi perubahan strategi bisnis yang membuat perseroan tidak lagi memerlukan pendanaan melalui pasar modal, upaya peningkatan efisiensi biaya operasional guna mendongkrak daya saing di pasar yang semakin kompetitif, serta fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan aset, pengembangan bisnis, dan restrukturisasi usaha.

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 45 Tahun 2024 dan Peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) No. I-N, rencana Go Private dan Delisting ini wajib terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari para Pemegang Saham Independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). RUPSLB tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, di TCC Batavia Tower One, Jakarta Pusat, serta dapat diakses secara elektronik melalui fasilitas eASY.KSEI.

Sebagai bagian dari proses tersebut, pemegang saham utama dan pengendali perseroan, yakni APAC Investment 2 Pte. Ltd., akan melakukan Penawaran Tender Sukarela (Voluntary Tender Offer) untuk membeli sisa saham milik publik sebanyak-banyaknya 89.305.900 saham atau 9,40% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Berdasarkan formula perhitungan rata-rata harga tertinggi harian di bursa dalam 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPS sebesar Rp172,05 per saham, harga penawaran ditetapkan senilai Rp250 per saham.

Perdagangan efek perseroan dengan kode saham di bursa ini telah dihentikan sementara (suspension) oleh BEI sejak sesi I perdagangan tanggal 11 September 2026. Seluruh rangkaian proses Go Private, pelaksanaan penawaran tender, hingga pencabutan efektif pendaftaran perusahaan publik diperkirakan akan rampung secara bertahap hingga Maret 2027. (end)

🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…