IQPlus
REAL TIME DATA & NEWS SERVICE
🔍
Hangseng Index 26,009.46 ▲1.21%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.48 ▼-0.01%Korea Composite 6,912.95 ▲0.88%Nikkei 225 Osaka 66,016.36 ▼-0.30%Shanghai Composite 3,905.20 ▲0.04%Shenzhen Composite 2,539.50 ▲0.49%Thailand Stock Exchange 1,613.78 ▲0.24%Straits Times Singapore 5,688.96 ▲0.30%CAC 40 Paris 8,484.43 ▲0.37%DAX Frankfurt 26,136.56 ▲0.59%FTSE 100 London 10,816.56 ▲0.64%Dow Jones Industrial Average 53,277.01 ▲0.98%S&P 500 7,674.31 ▲0.43%Nasdaq Composite 26,180.46 ▲0.43%Dow Jones Futures 53,330.00 ▲0.91%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 56,070.00 ▲0.48%Zinc 3M 3,822.50 ▲1.68%Cocoa Nybot 5,981.00 ▼-1.37%Light Crude Oil NYM 86.64 ▼-0.22%Brent Crude 93.60 ▼-0.19%Aluminum 3M 3,242.50 ▲1.19%Nickel 3M 17,045.00 ▲0.98%Copper 3M 14,185.00 ▲1.06%Loco London Gold 4,602.65 ▲1.86%Loco London Silver 68.95 ▲1.31%Emas Rupiah 2,612,400.75 ▲1.32%Hangseng Index 26,009.46 ▲1.21%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.48 ▼-0.01%Korea Composite 6,912.95 ▲0.88%Nikkei 225 Osaka 66,016.36 ▼-0.30%Shanghai Composite 3,905.20 ▲0.04%Shenzhen Composite 2,539.50 ▲0.49%Thailand Stock Exchange 1,613.78 ▲0.24%Straits Times Singapore 5,688.96 ▲0.30%CAC 40 Paris 8,484.43 ▲0.37%DAX Frankfurt 26,136.56 ▲0.59%FTSE 100 London 10,816.56 ▲0.64%Dow Jones Industrial Average 53,277.01 ▲0.98%S&P 500 7,674.31 ▲0.43%Nasdaq Composite 26,180.46 ▲0.43%Dow Jones Futures 53,330.00 ▲0.91%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 56,070.00 ▲0.48%Zinc 3M 3,822.50 ▲1.68%Cocoa Nybot 5,981.00 ▼-1.37%Light Crude Oil NYM 86.64 ▼-0.22%Brent Crude 93.60 ▼-0.19%Aluminum 3M 3,242.50 ▲1.19%Nickel 3M 17,045.00 ▲0.98%Copper 3M 14,185.00 ▲1.06%Loco London Gold 4,602.65 ▲1.86%Loco London Silver 68.95 ▲1.31%Emas Rupiah 2,612,400.75 ▲1.32%
IHSG 6,525.690 ▲ +24.105 (+0.37%) | USD-IDR 17,652
← Kembali
Stock News - BRIS
DIDUKUNG DANANTARA, NASABAH BULLION BSI MEROKET 700%
🕐 30/07/26 08:23 | IQPLUS
21030115

IQPlus, (30/7) - Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tingginya permintaan terhadap aset aman (safe haven), bisnis emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan lonjakan kinerja impresif berkat dukungan strategis dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Hingga Juni 2026, sinergi ini sukses mendorong pertumbuhan nasabah bullion BSI hingga 700% secara tahunan (year-on-year/YoY) menembus 1,3 juta orang, sekaligus melesatkan fee-based income (FBI) bisnis emas sebesar 712% YoY. Sepanjang periode tersebut, BSI tercatat telah memperdagangkan 8,06 ton emas, mengukuhkan posisinya sebagai bullion bank pertama di Indonesia dengan ekosistem kuat yang disokong oleh optimalisasi investasi negara.

Kinerja tersebut memperlihatkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Momentum ini semakin menguat sejak BSI menjadi bank emas (bullion bank) pertama di Indonesia, yang menghadirkan ekosistem bisnis emas terintegrasi mulai dari Cicil Emas, Gadai Emas, hingga layanan bullion bank.

Kemudahan akses menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat masyarakat. Melalui aplikasi BYOND by BSI, masyarakat kini dapat mulai memiliki emas mulai dari Rp50 ribu, sehingga investasi emas menjadi lebih inklusif, mudah dijangkau, aman, dan praktis. Nasabah dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan emas secara real-time selama 24/7 kapan pun dan di mana pun. Transformasi digital tersebut memperluas akses investasi bagi masyarakat dari berbagai segmen tanpa harus datang ke kantor cabang.

Selain memperkuat layanan digital, BSI juga terus mengakselerasi penetrasi pasar emas fisik melalui BSI Gold. Saat ini, BSI Gold telah hadir di toko emas resmi rekanan BSI yang berlokasi di sentra emas nasional. Kehadiran tersebut menjadi langkah awal perluasan jaringan distribusi BSI Gold, yang ke depan diarahkan untuk menjangkau toko-toko emas di berbagai wilayah Indonesia agar semakin mudah diakses oleh masyarakat.

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho mengatakan, di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan dan perilaku masyarakat yang cenderung lebih selektif dalam berinvestasi, emas semakin menjadi pilihan untuk menjaga nilai aset. "Melalui layanan bullion, kami ingin menghadirkan investasi emas yang semakin mudah, aman, dan terjangkau sehingga masyarakat dapat mulai langkah emasnya dalam membangun aset jangka panjang," ujar Cahyo.

Menurutnya, pertumbuhan bisnis bullion tidak hanya memperkuat posisi BSI sebagai bank dengan layanan ekosistem emas syariah nasional, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan pendapatan berbasis fee yang semakin signifikan bagi perseroan.

Layanan bullion melengkapi ekosistem emas BSI yang sebelumnya telah menghadirkan layanan cicil emas dan gadai emas serta penjualan BSI Emas. Secara total, outstanding gadai emas mencapai Rp30,5 triliun per periode Juni 2026 dengan pertumbuhan 80,50%. Hingga Juli 2026, kontribusi bisnis emas telah mendorong fee-based income mencapai sekitar Rp2,10 triliun, atau tumbuh 100% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BSI optimistis prospek bisnis emas akan terus menguat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan diversifikasi investasi dan melindungi nilai kekayaan, sekaligus edukasi langkah emas untuk mencapai impian masa depan seperti keinginan berhaji, memiliki rumah, atau perencanaan keuangan lainnya. Dengan ekosistem bullion yang semakin lengkap, BSI menargetkan bisnis emas menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama sekaligus memperkuat inklusi keuangan syariah di Indonesia. (end)


📰 BERITA TERKAIT
BRIS: BSI TEBAR PROMO DI GARUDA UMRAH TRAVEL FAIR (GUTF) 2026
20/08/26 10:25
BRIS: BSI BANTU PULIHKAN PESISIR DAN PERKUAT EKONOMI MASYARAKAT
20/08/26 08:40
BRIS: BSI HADIRKAN KEGIATAN EDUKASI DAN LITERASI DI ACEH
19/08/26 09:12
BRIS: BSI PERKENALKAN KARTU PEMBIAYAAN HASANAH KKI CARD BERBASIS GPN
19/08/26 07:24
BRIS: BSI BERPARTISIPASI DALAM PROGRAM RELAWAN BAKTI BUMN DI ACEH
18/08/26 13:28
BRIS: PERLUAS EKOSISTEM DIGITAL, BSI RESMI LUNCURKAN BWARGA
18/08/26 11:43
BRIS: PERLUAS QRIS UNTUK PEDAGANG, BSI DORONG DIGITALISASI PASAR
18/08/26 11:10
BRIS: BSI CATAT TRANSAKSI TABUNGAN EMAS DI BENGKULU CAPAI 207 PERSEN
14/08/26 16:32
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…