IQPlus
REAL TIME DATA & NEWS SERVICE
🔍
Hangseng Index 25,762.75 ▲1.05%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.69 ▲0.31%Kospi200 1,080.98 ▲6.75%Korea Composite 6,852.58 ▲5.89%Nikkei 225 Osaka 66,216.79 ▲1.36%Shanghai Composite 3,903.72 ▲0.24%Shenzhen Composite 2,527.16 ▲0.79%Thailand Stock Exchange 1,615.26 ▲0.34%Straits Times Singapore 5,672.84 ▼-0.38%CAC 40 Paris 8,508.89 ▲0.08%DAX Frankfurt 26,010.81 ▼-0.31%FTSE 100 London 10,714.82 ▼-0.27%Dow Jones Industrial Average 53,463.05 ▲0.22%S&P 500 7,707.98 ▲0.21%Nasdaq Composite 26,331.09 ▲0.16%Dow Jones Futures 53,508.00 ▼-0.04%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 55,700.00 ▲0.27%Zinc 3M 3,700.50 ▼-0.22%Cocoa Nybot 5,934.00 ▲0.25%Light Crude Oil NYM 85.45 ▲1.26%Brent Crude 92.84 ▲1.33%Aluminum 3M 3,202.50 ▼-0.77%Nickel 3M 16,985.00 ▼-0.75%Copper 3M 14,003.00 ▼-0.33%Loco London Gold 4,486.60 ▼-0.78%Loco London Silver 66.71 ▼-0.30%Emas Rupiah 2,559,897.25 ▼-1.21%Hangseng Index 25,762.75 ▲1.05%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,736.69 ▲0.31%Kospi200 1,080.98 ▲6.75%Korea Composite 6,852.58 ▲5.89%Nikkei 225 Osaka 66,216.79 ▲1.36%Shanghai Composite 3,903.72 ▲0.24%Shenzhen Composite 2,527.16 ▲0.79%Thailand Stock Exchange 1,615.26 ▲0.34%Straits Times Singapore 5,672.84 ▼-0.38%CAC 40 Paris 8,508.89 ▲0.08%DAX Frankfurt 26,010.81 ▼-0.31%FTSE 100 London 10,714.82 ▼-0.27%Dow Jones Industrial Average 53,463.05 ▲0.22%S&P 500 7,707.98 ▲0.21%Nasdaq Composite 26,331.09 ▲0.16%Dow Jones Futures 53,508.00 ▼-0.04%New York Stock Exchange 17,188.46 ▼-1.43%Tin 3M 55,700.00 ▲0.27%Zinc 3M 3,700.50 ▼-0.22%Cocoa Nybot 5,934.00 ▲0.25%Light Crude Oil NYM 85.45 ▲1.26%Brent Crude 92.84 ▲1.33%Aluminum 3M 3,202.50 ▼-0.77%Nickel 3M 16,985.00 ▼-0.75%Copper 3M 14,003.00 ▼-0.33%Loco London Gold 4,486.60 ▼-0.78%Loco London Silver 66.71 ▼-0.30%Emas Rupiah 2,559,897.25 ▼-1.21%
IHSG 6,493.822 ▲ +99.697 (+1.56%) | USD-IDR 17,739
← Kembali
Market News - EKOM
BUSINESS MATCHING KEMENDAG FASILITASI 1.021 UMKM
🕐 20/08/26 09:47 | IQPLUS
23135088

IQPlus, (20/8) Kementerian Perdagangan terus memperluas akses pasar internasional bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program penjajakan kerja sama bisnis (business matching) dengan buyer mancanegara. Pada Januari-Juli 2026, business matching ini telah memfasilitasi 1.021 UMKM serta mencatatkan USD 333,68 juta atau setara Rp5,95 triliun.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyampaikan, nilai yang dicatatkan pada Januari-Juli 2026 tersebut terdiri atas pesanan pembelian (purchase order/PO) sebesar USD 58,06 juta dan potensi transaksi sebesar USD 275,61 juta. Ia mengatakan, catatan tersebut menunjukkan efektivitas business matching dalam membuka peluang transaksi ekspor produk pelaku usaha Indonesia dengan buyer mancanegara.

"Business matching menjadi salah satu upaya Kemendag untuk memperluas akses pasar ekspor bagi UMKM. Sepanjang Januari-Juli 2026, Kemendag telah mempertemukan lebih dari seribu UMKM dengan buyer dari berbagai negara. Nilai PO dan potensi transaksi tercatat mencapai USD 333,68 juta dan sebagian UMKM tersebut belum pernah mengekspor," ujar Puntodewi.

Dari 546 kegiatan business matching yang difasilitasi Kemendag tersebut, sebanyak 281 kegiatan berupa presentasi bisnis (pitching) dengan perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Business matching Kemendag melibatkan perwakilan perdagangan RI di 33 negara tujuan ekspor untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dagang yang sesuai dengan produk dan kebutuhan pasar. Sementara itu, 265 kegiatan berupa pertemuan dengan buyer.

Fasilitasi 396 UMKM pada Juli 2026

Khusus Juli 2026, terlaksana 122 business batching yang melibatkan 396 UMKM. Kegiatan tersebut terdiri atas 44 agenda pitching dan 78 sesi pertemuan dengan buyer. Sementara itu, tercatat keikutsertaan sebanyak 79 buyer dari 15 negara. Business matching periode tersebut pun mencatatkan USD 82,33 juta, yang terdiri atas PO sebesar USD 21,34 juta dan potensi transaksi sebesar USD 60,99 juta.

Sejumlah negara yang menjadi pasar tujuan dalam kegiatan business matching pada Juli 2026, antara lain, Malaysia, Inggris, Arab Saudi, India, Amerika Serikat, Nigeria, Meksiko, Tiongkok, dan Australia. Sementara itu, produk yang diminati buyer meliputi produk susu, pakan ternak, sarang burung walet, obat-obatan, fesyen, kerajinan, dekorasi rumah, makanan dan minuman olahan, serta kelapa, batu damar, minyak atsiri, kopi, furnitur, herbal, arang kelapa, dan briket.

"Keragaman negara tujuan dan produk yang diminati menunjukkan luasnya peluang ekspor yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM. Oleh karena itu, kami akan terus mengoptimalkan peran perwakilan perdagangan RI dalam mengidentifikasi buyer potensial dan mempertemukannya dengan eksportir Indonesia," kata Puntodewi.

Dalam pelaksanaan business matching Juli 2026, Kemendag bekerja sama dengan berbagai instansi pembina UMKM. Beberapa di antaranya, yaitu Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Sarinah, Bank Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, serta Export Center.

Puntodewi menegaskan, penguatan business matching terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing dan memperluas pasar ekspor produk Indonesia. "Kemendag akan terus memperkuat pendampingan dan fasilitasi agar semakin banyak UMKM yang siap masuk pasar global. Kami harap, peluang yang diperoleh melalui business matching dapat berlanjut menjadi kerja sama dagang dan transaksi ekspor yang berkelanjutan," pungkas Puntodewi. (end)

📰 BERITA TERKAIT
EKOM: DPLK SYARIAH MUAMALAT MASUK KE INSTRUMEN INVESTASI ETF EMAS
20/08/26 14:11
EKOM: KARYA KREATIF INDONESIA 2026 : DORONG UMKM BANGKIT, TANGGUH, DAN BERDAYA SAING
20/08/26 13:42
EKOM: MENKEU : PEMBATASAN SUBSIDI BBM BISA HEMAT ANGGARAN 10 PERSEN
20/08/26 13:29
COMD: BITCOIN DAN ETHER NAIK SAAT TRUMP DESAK KONGRES SAHKAN CRYPTO CLARITY ACT
20/08/26 13:16
EKOM: MENPERIN : BUMN HARUS JADI PEMBANGUNAN KAPABILITAS NASIONAL
20/08/26 13:11
EKOM: AIRLANGGA : INDIKATOR KATEGORI DESIL BERBASIS EKONOMI DAN DTSEN
20/08/26 12:52
EKOM: AIRLANGGA SEBUT LOKASI PFII DI BALI MASIH DALAM TAHAP EVALUASI
20/08/26 12:21
EKOM: IHSG SESI I DITUTUP MENGUAT 93 POIN DI LEVEL 6.487
20/08/26 12:10
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…