IQPlus, (23/10) - PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) emiten perusahaan holding akan menggelar pembelian kembali (buyback) saham yang ditempatkan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.
Manajemen AMMN dalam keterangan tertulisnya Kamis (22/10) menuturkan bahwa Perseroan memperkirakan biaya Pembelian Kembali Saham yang dialokasikan untuk Pembelian Kembali Saham adalah sampai dengan Rp1 triliun dari kas internal atau setara dengan US$55.537.043 dengan asumsi US$1 (satu Dollar Amerika Serikat) setara dengan Rp18.006.
Biaya tersebut termasuk biaya transaksi, biaya perantara dan biaya lain yang terkait dengan Pembelian Kembali Saham yang diperkirakan sebesar Rp2 miliar atau sekitar 0.20%. Berdasarkan harga saham pada tanggal Keterbukaan Informasi ini, perkiraan jumlah saham yang akan dibeli kembali diperkirakan tidak lebih dari 0.37% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Nilai tersebut masih dalam batas nilai yang diperbolehkan dan tidak akan melebihi 20% dari modal disetor Perseroan sesuai regulasi OJK dalam POJK No. 13/2023
AMMN berharap dengan aksi korporasi, Perseroan akan memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi para pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham Perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental Perseroan yang sebenarnya dan BCA Sekuritas ditunjuk untuk melaksanakan aksi korporasi ini.
Manajemen AMMN menegaskan buyback akan digelar pada 22 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027 serta tidak akan ada dampak negatif material terhadap pendapatan Perseroan yang diakibatkan oleh pelaksanaan Pembelian Kembali Saham karena Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan Pembelian Kembali Saham. (end)
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise.
All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange.
All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein.
By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).