IQPlus
🔍
Hangseng Index 23,958.29▼ -0.94%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,597.51▲ 0.11%Kospi200 863.49▼ -3.12%Korea Composite 5,577.20▼ -3.31%Nikkei 225 Osaka 64,512.35▼ -0.62%Shanghai Composite 3,727.56▼ -0.09%Shenzhen Composite 2,242.03▲ 0.59%Thailand Stock Exchange 1,563.04▼ -0.55%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,396.49▼ -0.29%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,307.00▲ 0.24%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,750.00▼ -0.34%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 98.81▲ 0.27%Brent Crude 109.99▲ 0.40%Aluminum 3M 3,008.00▼ -0.86%Nickel 3M 15,545.00▼ -0.35%Copper 3M 14,344.50▼ -0.19%Loco London Gold 4,141.30▲ 0.04%Loco London Silver 57.40▲ 0.60%Emas Rupiah 2,395,830.75▼ -0.14%Hangseng Index 23,958.29▼ -0.94%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,597.51▲ 0.11%Kospi200 863.49▼ -3.12%Korea Composite 5,577.20▼ -3.31%Nikkei 225 Osaka 64,512.35▼ -0.62%Shanghai Composite 3,727.56▼ -0.09%Shenzhen Composite 2,242.03▲ 0.59%Thailand Stock Exchange 1,563.04▼ -0.55%MSCI Indonesia ETF 11.71▲ 0.34%Straits Times Singapore 5,396.49▼ -0.29%Austrian Traded Index 6,627.76▼ -0.00%Euro Stoxx 6,204.55▲ 0.61%CAC 40 Paris 7,868.05▼ -1.11%DAX Frankfurt 25,319.77▼ -1.18%FTSE 100 London 10,764.69▼ -1.08%Dow Jones Industrial Average 51,966.03▼ -0.07%S&P 500 7,690.79▲ 0.41%Nasdaq Composite 26,430.89▲ 1.11%Dow Jones Futures 52,307.00▲ 0.24%S&P Futures 7,865.75▲ 0.13%Nasdaq Futures 30,797.00▲ 0.02%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 50,750.00▼ -0.34%Zinc 3M 3,687.00▼ -0.14%Cocoa Nybot 5,695.00▲ 0.89%Light Crude Oil NYM 98.81▲ 0.27%Brent Crude 109.99▲ 0.40%Aluminum 3M 3,008.00▼ -0.86%Nickel 3M 15,545.00▼ -0.35%Copper 3M 14,344.50▼ -0.19%Loco London Gold 4,141.30▲ 0.04%Loco London Silver 57.40▲ 0.60%Emas Rupiah 2,395,830.75▼ -0.14%
IHSG 5,158.946 ▲ +162.337 (+3.25%) | USD-IDR 17,991
← Kembali
Stock News - BTPS
BTPN SYARIAH AJUKAN BUYBACK SAHAM HINGGA Rp1 TRILIUN
🕐 14/10/26 07:08 | IQPLUS
28625647

IQPlus (14/10) - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) mengajukan rencana aksikorporasi pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal hingga Rp1 triliun melaluiRapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Langkah ini merupakan sebagai salah satulangkah strategis yang bertujuan untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruhpemegang saham serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap fundamental Perseroan.

Direktur BTPN Syariah, Arief Ismail, mengatakan bahwa Perseroan terus menjaga keseimbanganantara pertumbuhan bisnis, pengelolaan risiko, dan optimalisasi nilai bagi pemegang saham.Perseroan percaya bahwa kinerja yang sehat, tata kelola yang baik, serta pemberdayaan yangberkelanjutan akan menjadi fondasi bagi penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangkukepentingan.

"Rencana aksi korporasi ini merupakan bentuk keyakinan kami terhadap kekuatan fundamentaldan prospek jangka panjang BTPN Syariah. Dengan kondisi permodalan yang kuat, kami tetap memiliki kapasitas untuk menjalankan strategi pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai yangoptimal bagi para pemegang saham, " ujar Arief dalam keterangan Selasa.

BTPN Syariah memastikan bahwa pelaksanaan buyback, akan dilakukan secara terukur dengantetap mempertimbangkan kebutuhan bisnis Perseroan, serta memperkuat komitmen Bankdalam melayani nasabah, memperkuat bisnis inti, serta memberikan dampak sosial yangberkelanjutan bagi masyarakat mass-market Indonesia. Rencana ini akan dilaksanakan dengantetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, dan kepatuhan terhadapseluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga semester pertama 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar.Aset tumbuh 8% secara tahunan menjadi Rp23 triliun, sementara pembiayaan tumbuh 9%menjadi Rp11 triliun. Kinerja tersebut ditopang Oleh rasio keuangan yang tetap kuat denganReturn on Asset (ROA) sebesar 7,2% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 58, 7% (end)
📰 BERITA TERKAIT
BTPS: RUPSLB BTPS SETUJUI BUYBACK SAHAM
16/10/26 09:49
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…