IQPlus
🔍
Hangseng Index 23,708.28▼ -0.67%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,600.83▲ 0.08%Kospi200 888.91▲ 3.51%Korea Composite 5,722.54▲ 3.06%Nikkei 225 Osaka 64,667.17▲ 0.92%Shanghai Composite 3,715.34▼ -0.54%Shenzhen Composite 2,229.80▼ -0.29%Thailand Stock Exchange 1,546.45▼ -0.55%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,443.96▲ 0.74%Austrian Traded Index 6,452.99▼ -0.82%Euro Stoxx 6,121.66▼ -0.38%CAC 40 Paris 7,838.49▼ -0.38%DAX Frankfurt 25,304.42▼ -0.06%FTSE 100 London 10,702.78▼ -0.30%Dow Jones Industrial Average 52,495.88▲ 1.02%S&P 500 7,712.65▲ 0.29%Nasdaq Composite 26,424.82▼ -0.02%Dow Jones Futures 52,751.00▲ 0.06%S&P Futures 7,774.75▲ 0.25%Nasdaq Futures 29,865.25▲ 0.64%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 51,595.00▲ 0.51%Zinc 3M 3,725.50▲ 0.03%Cocoa Nybot 5,755.00▲ 1.20%Light Crude Oil NYM 99.19▲ 1.40%Brent Crude 110.34▲ 1.42%Aluminum 3M 3,012.00▲ 0.33%Nickel 3M 16,020.00▲ 2.29%Copper 3M 14,400.50▼ -0.14%Loco London Gold 4,116.00▼ -0.06%Loco London Silver 57.22▼ -0.45%Emas Rupiah 2,378,669.75▼ -0.25%Hangseng Index 23,708.28▼ -0.67%Kuala Lumpur Stock Exchange 1,600.83▲ 0.08%Kospi200 888.91▲ 3.51%Korea Composite 5,722.54▲ 3.06%Nikkei 225 Osaka 64,667.17▲ 0.92%Shanghai Composite 3,715.34▼ -0.54%Shenzhen Composite 2,229.80▼ -0.29%Thailand Stock Exchange 1,546.45▼ -0.55%MSCI Indonesia ETF 9.61▼ -3.32%Straits Times Singapore 5,443.96▲ 0.74%Austrian Traded Index 6,452.99▼ -0.82%Euro Stoxx 6,121.66▼ -0.38%CAC 40 Paris 7,838.49▼ -0.38%DAX Frankfurt 25,304.42▼ -0.06%FTSE 100 London 10,702.78▼ -0.30%Dow Jones Industrial Average 52,495.88▲ 1.02%S&P 500 7,712.65▲ 0.29%Nasdaq Composite 26,424.82▼ -0.02%Dow Jones Futures 52,751.00▲ 0.06%S&P Futures 7,774.75▲ 0.25%Nasdaq Futures 29,865.25▲ 0.64%New York Stock Exchange 17,188.46▼ -1.43%Tin 3M 51,595.00▲ 0.51%Zinc 3M 3,725.50▲ 0.03%Cocoa Nybot 5,755.00▲ 1.20%Light Crude Oil NYM 99.19▲ 1.40%Brent Crude 110.34▲ 1.42%Aluminum 3M 3,012.00▲ 0.33%Nickel 3M 16,020.00▲ 2.29%Copper 3M 14,400.50▼ -0.14%Loco London Gold 4,116.00▼ -0.06%Loco London Silver 57.22▼ -0.45%Emas Rupiah 2,378,669.75▼ -0.25%
IHSG 5,234.356 ▼ -44.532 (-0.84%) | USD-IDR 17,973
← Kembali
Stock News - EMAS
EMAS HABISKAN BIAYA EKSPLORASI Rp34,9 MILIAR DI TRIWULAN III 2026
🕐 13/10/26 09:57 | IQPLUS
28535823

IQPlus, (13/10) - PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) emiten Perusahaan induk atas grup usaha yang bergerak di bidang pertambangan emas dan mineral melanjutkan kegiatan eksplorasinya selama triwulan yang berakhir 30 September 2026 (Q3) di Pani, Gorontalo, Sulawesi.

Adi Adriansyah Sjoekri Corporate Secretary EMAS dalam keterangan tertulisnya (12/10) menuturkan bahwa EMAS memiliki program eksplorasi yang berfokus pada pengembangan sumber daya emas di Tambang Emas Pani. Selama Q3, EMAS telah menyelesaikan kegiatan eksplorasi dengan biaya yang Dikeluarkan sebesar Rp34,9 miliar (setara kira-kira US$ 1,95 juta).

Adapun Pihak yang Melakukan Eksplorasi Sebagian besar pekerjaan diselesaikan oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), dengan dukungan tambahan yang diberikan melalui perjanjian kontrak antara GSM dan PETS dengan PT Merdeka Teknik Servis (MTS)

Metode yang digunakan adalah Pemetaan geologi, pengambilan sample permukaan, diamond drilling, dan core logging (termasuk analisis mineralisasi dan alterasi mengggunakan XRF, ASD, LIBS, dan ICP). Pembaruan juga dilakukan pada rencana survey topografi area pit dan model geologi (litologi, alterasi, oksidasi, dan struktur).

Area eksplorasi dipilih berdasarkan hasil eksplorasi regional maupun sebelumnya yang menunjukkan potensi mineralisasi menjanjikan yang diharapkan dapat digunakan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap model geologi dan mineralisasi baik di dalam maupun di luar area rencana pit.

Seiring dimulainya operasi pertambangan pada Q4 2025, program eksplorasi secara paralel difokuskan pada area dekat pit, yaitu Prospek Kolokoa di selatan area pit utama, Prospek Lone Pine di utara area pit utama, dan deep drilling di bawah area pit utama. Eksplorasi ini menghasilkan Total sepanjang 9.219,4 meter diamond drilling telah diselesaikan pada kuartal ini, mencakup 4.353 meter dari 13 lubang yang sudah selesai dan pemboran 3 lubang yang masih berlangsung di Kolokoa, 2.265.9 meter dari 6 lubang yang sudah selesai dan pemboran 1 lubang yang masih berlangsung di Lone Pine, dan 2.600,5 meter dari 6 lubang deep drilling yang sudah selesai.

Adi menambahkan Rencana berikutnya adalah melanjutkan pemetaan geologi rinci, pengambilan sampel parit uji, dan pemboran eksplorasi di area Prospek Kolokoa dan Lone Pine. (end)
📰 BERITA TERKAIT
EMAS: EMAS JAMINKAN SAHAM ENTITAS ANAK DEMI PENDANAAN PROYEK EMAS PANI
05/10/26 07:55
EMAS: MERDEKA GOLD RESOURCES (EMAS) FASILITASI PINJAMAN AFILIASI RP6,45 TRILIUN
30/09/26 09:33
🏢 LEMBAGA TERKAIT
IDX ID Clear (KPEI) KSEI OJK

Disclaimer :

All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise. All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange. All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein. By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).

ADDRESS :

Komplek Gading Bukit Indah, Blok H24,
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240

Info Produk

Marketing

Technical Support

SUPPORT 1 SUPPORT 2 SUPPORT 3

Phone : 021-4513821

Email : marketing@iqplus.info

HomeHome NewsNews Top20Top 20 MarketSummary InfoInfo
Memuat Top 20…