PEFINDO TETAPKAN PERINGKAT idA+ UNTUK SUMMARECON AGUNG
🕐 24/09/26 08:10 | IQPLUS
26629354
IQPlus, (24/9) - PEFINDO menetapkan peringkat idA+ kepada PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dan Obligasi Berkelanjutan IV dan V. Prospek untuk peringkat perusahaan adalah stabil. Kami memperkirakan perkara hukum yang sedang berlangsung saat ini akan memiliki dampak yang terbatas terhadap peringkat SMRA. Perkara ini terkait dengan penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Direktur Utama Perusahaan pada September 2026 atas dugaan suap yang berkaitan dengan pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Bogor. Kami menilai bahwa proyek yang terdampak tidak material terhadap kinerja SMRA di masa depan, dengan kontribusi yang diperkirakan kurang dari 10% terhadap total pendapatan dan EBITDA yang diproyeksikan. Meskipun demikian, kami akan terus memantau perkembangan penyidikan dan menilai potensi implikasinya terhadap peringkat Perusahaan.
Peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis Perusahaan yang kuat di industri properti, kualitas aset yang baik, dan pendapatan berulang yang solid, tetapi dibatasi oleh risiko keuangan terkait pengembangan proyek baru dan paparan terhadap kondisi makroekonomi.
Kami dapat menaikkan peringkat jika SMRA menunjukkan pertumbuhan yang solid dalam pengembangan properti yang tercermin melalui marketing sales, diiringi dengan peningkatan pendapatan berulang, disertai dengan profil keuangan yang lebih kuat secara berkelanjutan. Peringkat dapat diturunkan jika Perusahaan mencatat marketing sales yang jauh lebih rendah dan kemajuan konstruksi yang lebih lambat dari yang diharapkan, sehingga pendapatan jauh di bawah target. Peringkat juga bisa tertekan jika SMRA mengambil utang yang lebih tinggi tanpa diimbangi dengan prospek pendapatan yang lebih kuat, sehingga memengaruhi kemampuan Perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan tepat waktu.
SMRA bergerak dalam bisnis properti dan dibagi menjadi tiga divisi: pengembangan properti, properti investasi, serta rekreasi dan hospitality. Proyek properti utamanya berada di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar, Bogor, Crown Gading, dan Tangerang. Per 30 Juni 2026, pemegang saham Perusahaan adalah PT Semarop Agung (36,01%), Harto Djojo Nagaria (0,13%), Liliawati Rahardjo (5,83%), dan lain-lain, termasuk publik (58,03%). (end)
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise.
All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange.
All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein.
By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).