IQPlus, (18/8) - PT Elnusa Petrofin (EPN) mempercepat pemulihan operasional dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Fuel Terminal (FT) Reo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut.
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo dalam keterangan yang diterima di Kupang, Minggu, mengatakan perusahaan memprioritaskan keselamatan personel sekaligus mendukung Pertamina Patra Niaga dalam menormalisasi penyaluran BBM kepada masyarakat terdampak bencana.
"Elnusa Petrofin terus mengerahkan upaya terbaik untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di wilayah Reo dan sekitarnya," katanya.
Dia menjelaskan seluruh langkah dilaksanakan secara terukur dengan tetap menempatkan keamanan dan keselamatan personel sebagai prioritas utama.
Ia mengatakan tantangan utama dalam pemulihan distribusi BBM saat ini adalah akses jalan yang terdampak longsor di sejumlah titik.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Elnusa Petrofin mengoptimalkan kesiapan personel dan armada mobil tangki serta menyesuaikan pola operasional berdasarkan kondisi akses di lapangan.
Elnusa juga memobilisasi Awak Mobil Tangki (AMT) perbantuan dari sejumlah wilayah operasi di luar NTT untuk memperkuat kesiapan operasional di wilayah terdampak.
Selain personel, Elnusa Petrofin menyiapkan tambahan armada dari sejumlah lokasi serta mengoordinasikan skema alih suplai untuk memenuhi kebutuhan BBM di Reo dan wilayah sekitarnya. (end/ant)
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise.
All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange.
All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein.
By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).