PEMBIAYAAN KENDARAAN BSI TUMBUH 12,40% CAPAI Rp6,7 TRILIUN PER JUNI
🕐 14/08/26 13:21 | IQPLUS
22547965
IQPlus, (14/8) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk mengungkapkan pembiayaan kendaraan syariah BSI OTO mencatatkan kinerja positif dengan outstanding sekitar Rp6,7 triliun hingga Juni 2026, meningkat 12,40 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Pembiayaan yang positif tersebut diiringi dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga. Menurut perseroan, pertumbuhan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan berbasis syariah masih kuat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan pertumbuhan pembiayaan BSI OTO menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan tetap kuat, namun semakin disertai pertimbangan yang matang dalam memilih skema pembiayaan.
"BSI berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah, memberikan kepastian dalam pengelolaan keuangan, sekaligus mendukung perkembangan industri otomotif nasional dan transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan," kata Erwan.
Menurut perseroan, pertumbuhan tersebut juga didukung oleh penguatan transformasi digital BSI termasuk melalui BYOND by BSI yang mempermudah masyarakat untuk memperoleh layanan pembiayaan.
Perseroan menyampaikan bahwa pertumbuhan pembiayaan kendaraan turut ditopang oleh sejumlah faktor, antara lain kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik (electric vehicle/EV), meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan, serta semakin beragamnya pilihan kendaraan di pasar.
Adapun pada Kamis (13/8), Presiden RI Prabowo Subianto juga telah meresmikan motor listrik nasional (Molinas) sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan industri kendaraan listrik nasional.
Pengembangan Molinas diyakini menjadi langkah strategis dalam mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia.
Terkait hal ini, BSI menyambut baik upaya pemerintah melalui kontribusi aktif dalam mendorong penguatan industri otomotif nasional, salah satunya dengan menyediakan pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah, termasuk kendaraan ramah lingkungan.(end/ant)
All market data is a real-time snapshot, delayed at least 10 minute, except where indicated otherwise.
All market data presented in this website have been permitted by the Indonesian Stock Exchange.
All market data and analysis information provided "as is" for informational purposes only, not intended for trading purposes or advice. IQ Plus is not liable for any informational errors, incompleteness, or delays, or for any actions taken in reliance on information contained herein.
By accessing the IQPLUS.info site, you agree not to redistribute the information found therein. All quotes are in West Indonesia Standard Time (WIB).